Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima kunjungan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Khalid Jassim Alyassin, di kantor Kemendes PDT, Jakarta, Rabu (26/8). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis dalam pembangunan wilayah perdesaan serta penguatan ekonomi masyarakat.
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kuwait telah resmi terjalin sejak tahun 1968. Dalam dialog tersebut, Dubes Khalid Jassim Alyassin memaparkan kontribusi organisasi swasta dan asosiasi asal Kuwait yang secara rutin menghimpun dana sosial untuk disalurkan ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Bantuan dan donasi dari berbagai asosiasi Kuwait tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah di tanah air, seperti Pulau Sumatra dan Jawa. Program bantuan yang berjalan meliputi pembangunan infrastruktur pendidikan dan keagamaan seperti sekolah, madrasah atau pesantren, dan masjid, serta santunan anak yatim dan penyediaan sarana kerja berupa perahu bagi nelayan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

12 Aksi Bangun Desa dan Penguatan Pangan
Menanggapi potensi kemitraan tersebut, Mendes PDT Yandri Susanto memaparkan potensi besar perdesaan nasional yang mencakup 75.266 desa di seluruh Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Kemendes PDT telah menyusun program kerja terarah melalui 12 aksi bangun desa.
Inisiatif dalam 12 aksi bangun desa mencakup pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), percepatan desa ekspor, hingga pengembangan destinasi desa wisata. Di samping itu, kementerian mendorong pembentukan desa-desa tematik berbasis ketahanan pangan sesuai karakteristik wilayah, seperti desa sentra ayam petelur, ayam pedaging, budidaya lele, serta budidaya ikan nila.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Langkah pengembangan perdesaan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan desa pada pilar ke-6 Asta Cita. Agenda tersebut menitikberatkan pada strategi membangun dari desa dan dari lapisan bawah demi mewujudkan pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan nasional.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Mendes PDT didampingi jajaran pejabat kementerian, antara lain Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Irjen Kemendes PDT Masyhudi, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PPDT Samsul Widodo, serta Staf Khusus Menteri Muhammad Afif Zamroni dan Fahad At-Tamimi.






