tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita Internasional

Tetangga RI Mau Babat Hutan Demi Perumahan, Puluhan Ribu Warga Menolak

Retno PurwantoDiterbitkan 29 Agu 2026 - 01.16 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tetangga RI Mau Babat Hutan Demi Perumahan, Puluhan Ribu Warga Menolak
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Rencana Pemerintah Singapura membuka sebagian kawasan hutan demi proyek perumahan memicu gelombang penolakan publik yang tergolong langka. Lebih dari 60.000 warga telah menandatangani petisi desakan pembatalan atau revisi proyek, sementara lebih dari 2.000 orang menggelar aksi damai di Speakers' Corner untuk menyuarakan kekhawatiran terhadap kelestarian lingkungan hidup setempat.

Penolakan masif ini bermula saat Dewan Perumahan dan Pembangunan Singapura (Housing and Development Board) mengumumkan rencana pembersihan sekitar 15 hektare dari total 23 hektare Hutan Maju. Selain kawasan tersebut, pemerintah setempat juga merencanakan pembukaan sedikitnya 10 hektare Hutan Gillman yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Hutan Maju.

Ancaman Keanekaragaman Hayati

Kekhawatiran publik didasari oleh fungsi ekologis kedua hutan tersebut sebagai koridor hijau dan habitat satwa liar. Hasil analisis mengenai dampak lingkungan mencatat Hutan Gillman menampung sekitar 178 spesies fauna. Sementara itu, Hutan Maju menjadi ruang hidup bagi 113 spesies satwa liar, termasuk spesies terancam punah seperti trenggiling Sunda dan burung bulbul berkepala jerami.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Penolakan juga disuarakan oleh komunitas warga sekitar kawasan hutan. Joanne Teoh, warga Sunset Way berusia 68 tahun yang telah tinggal di area tersebut selama lebih dari tiga dekade, aktif mendokumentasikan keanekaragaman flora dan fauna Hutan Maju sejak 2021. Ia bersama warga lainnya mendesak agar pemerintah mengkaji ulang rencana alih fungsi lahan bervegetasi alami tersebut.

Keterbatasan Lahan dan Langkah Kompromi

Menanggapi polemik tersebut, Menteri Negara untuk Pembangunan Nasional Singapura, Alvin Tan, menyampaikan di hadapan parlemen bahwa Singapura menghadapi tantangan keterbatasan pasokan lahan yang jauh lebih ketat dibanding negara-negara besar. Oleh sebab itu, pemanfaatan ruang yang terbatas dinilai harus dimaksimalkan guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal warga.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Guna meredakan ketegangan dan mengakomodasi aspirasi masyarakat, pemerintah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan lebih banyak porsi ruang hijau di area proyek. Konsekuensi dari langkah mitigasi lingkungan ini adalah berkurangnya total unit perumahan yang akan dibangun di kawasan tersebut.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

Afiliasi

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

7 Sep 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham PilihanInvestasi 路 12 Agu 2026
  5. 5Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap