tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Digital

Tren Mobil Listrik BEV di GIIAS 2026 Meningkat Seiring Harga yang Makin Kompetitif

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.39 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tren Mobil Listrik BEV di GIIAS 2026 Meningkat Seiring Harga yang Makin Kompetitif
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Penyelenggaraan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 kembali menjadi sorotan utama di sektor industri otomotif tanah air. Pada ajang pameran tahun ini, tren Battery Electric Vehicle (BEV) atau kendaraan listrik berbasis baterai berhasil menarik perhatian publik secara luas. Kehadiran berbagai model kendaraan ramah lingkungan ini menjadi salah satu fokus utama yang diamati oleh para pelaku industri maupun masyarakat. Momentum GIIAS 2026 ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus mengalami peningkatan yang signifikan seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini tidak terlepas dari strategi para produsen yang mulai menghadirkan berbagai model baru dengan harga jual yang semakin kompetitif di pasar otomotif domestik.

Peningkatan minat masyarakat terhadap Battery Electric Vehicle (BEV) didorong oleh sejumlah faktor ekonomi yang menguntungkan konsumen. Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh kendaraan listrik adalah biaya operasional yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Efisiensi biaya operasional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin menekan pengeluaran transportasi mereka. Merespons tingginya antusiasme tersebut, para produsen otomotif kini berlomba-lomba menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan listrik berbasis baterai. Pilihan produk yang semakin beragam ini juga dibarengi dengan penawaran harga yang semakin terjangkau bagi berbagai lapisan konsumen di Indonesia, sehingga memperluas jangkauan pasar kendaraan listrik.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Jongkie Sugiarto, memberikan pandangannya mengenai tren positif kendaraan listrik di pasar domestik. Menurut Jongkie Sugiarto, kehadiran berbagai model baru dengan harga yang semakin kompetitif menjadi salah satu faktor penentu yang mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Hal tersebut disampaikannya saat dihubungi oleh Republika di Jakarta pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa kombinasi antara efisiensi biaya penggunaan dan semakin luasnya pilihan produk menjadi daya tarik utama kendaraan listrik saat ini. Ia juga menekankan bahwa BEV banyak diminati karena biaya operasionalnya murah dan sekarang banyak BEV yang harganya terjangkau.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Lebih lanjut, Jongkie Sugiarto menilai bahwa kondisi pasar yang semakin dinamis ini mencerminkan perkembangan yang sangat positif bagi sektor otomotif di tanah air. Antusiasme masyarakat dan respons cepat dari para produsen menunjukkan semakin matangnya industri kendaraan listrik nasional. Kematangan industri otomotif di sektor elektrifikasi ini ditopang oleh inovasi produk yang terus dikembangkan oleh perusahaan manufaktur. Di samping inovasi dari sisi produsen, peningkatan ini juga didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap teknologi transportasi yang lebih efisien. Kesadaran akan pentingnya efisiensi transportasi ini pada akhirnya menciptakan permintaan pasar yang stabil dan mendorong pertumbuhan kendaraan listrik secara berkelanjutan.

Pertumbuhan sektor kendaraan listrik yang terlihat pada penyelenggaraan GIIAS 2026 juga memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian nasional. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, turut memberikan penilaian positif terhadap pameran otomotif berskala internasional tersebut. Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa GIIAS menjadi dorongan kuat bagi pertumbuhan industri otomotif nasional. Tidak hanya sekadar menjadi ajang pameran produk terbaru, acara ini juga dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam ekosistem industri. Agus Gumiwang Kartasasmita menilai bahwa GIIAS memperkuat kontribusi sektor otomotif terhadap perekonomian Indonesia, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan melalui peningkatan aktivitas industri.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Secara keseluruhan, tren Battery Electric Vehicle (BEV) yang mewarnai GIIAS 2026 membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Dengan adanya biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional serta harga jual yang semakin terjangkau dari para produsen, daya tarik kendaraan listrik di pasar domestik semakin kuat. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari inovasi berkelanjutan oleh produsen, peran pengembangan pasar oleh GAIKINDO, hingga dorongan dari Menteri Perindustrian, memastikan bahwa industri kendaraan listrik nasional memiliki fondasi yang tangguh. Kematangan industri otomotif yang ditopang oleh kesadaran masyarakat akan efisiensi ini diproyeksikan mampu menjaga momentum pertumbuhan dan terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaGIIAS 2026Mobil Listrikindustri otomotifBEVGAIKINDO

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap