tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Uang Beredar Tumbuh 8,3 Persen Menjadi Rp 10.371,1 Triliun pada Juli 2026

Wulan WijayaDiterbitkan 22 Agu 2026 - 09.58 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Uang Beredar Tumbuh 8,3 Persen Menjadi Rp 10.371,1 Triliun pada Juli 2026
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Bank Indonesia mencatat posisi likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) di Indonesia pada Juli 2026 mencapai Rp 10.371,1 triliun. Perkembangan jumlah uang beredar tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi pertumbuhan likuiditas pada Juli 2026 tersebut melanjutkan tren pertumbuhan pada bulan Juni 2026 yang sebelumnya berada di angka 8,7 persen (yoy).

Secara struktur, pergerakan uang beredar M2 didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) dan juga uang kuasi. Komponen M1 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen (yoy), sedangkan uang kuasi tumbuh sebesar 5,6 persen (yoy) pada Juli 2026. Berdasarkan pangsanya, uang beredar sempit (M1) mencakup porsi terbesar dengan menyumbang 57 persen dari total M2. Nominal M1 pada periode Juli 2026 mencapai Rp 5.908,7 triliun, meningkat dibandingkan dengan laju pertumbuhannya pada Juni 2026 yang tercatat sebesar 9,8 persen (yoy).

Ditinjau lebih rinci, perkembangan M1 utamanya dipengaruhi oleh komponen giro rupiah yang tumbuh sebesar 10,9 persen (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan Juni 2026 sebesar 10,4 persen (yoy). Sementara itu, komponen uang kartal di luar bank umum dan BPR mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,7 persen (yoy), termoderasi dibandingkan posisi Juni 2026 yang tumbuh 15,9 persen (yoy). Di sisi lain, tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu mempertahankan laju pertumbuhan stabil di angka 6,8 persen (yoy) pada Juli 2026.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Sementara itu, uang kuasi memiliki pangsa sebesar 42,2 persen dari keseluruhan M2 dengan nilai mencapai Rp 4.375,9 triliun pada Juli 2026. Pertumbuhan uang kuasi pada bulan tersebut tercatat sebesar 5,6 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan capaian pada Juni 2026 yang sebesar 6,9 persen (yoy). Perlambatan laju uang kuasi ini dipengaruhi oleh seluruh komponennya, terutama simpanan berjangka yang pertumbuhannya tercatat sebesar 4,6 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi pada Juni 2026 sebesar 6 persen (yoy).

Perkembangan uang beredar pada Juli 2026 juga dipengaruhi oleh faktor penyaluran pembiayaan dan transaksi pemerintah pusat. Secara umum, penyaluran kredit perbankan mencatatkan pertumbuhan sebesar 13 persen (yoy) pada Juli 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Juni 2026 yang sebesar 12,1 persen (yoy). Selain itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tercatat tumbuh sebesar 4,6 persen (yoy) pada Juli 2026, melanjutkan pertumbuhan sebesar 10,1 persen (yoy) pada Juni 2026.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Mengenai perkembangan uang primer (M0) adjusted, Bank Indonesia mencatat posisinya mencapai Rp 2.254,5 triliun pada Juli 2026. Uang primer M0 adjusted tersebut tumbuh 17,1 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada Juni 2026 yang sebesar 13,8 persen (yoy). Peningkatan M0 adjusted tersebut ditopang oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 17,1 persen (yoy) serta uang kartal yang diedarkan yang tumbuh sebesar 15,1 persen (yoy).

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

Afiliasi

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

7 Sep 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham PilihanInvestasi 路 12 Agu 2026
  5. 5Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap