tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

UMKM Pesisir Kampung Tua Terih Batam Tembus Pasar Internasional Lewat Olahan Hasil Laut

Lidya RumbayanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 16.25 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
UMKM Pesisir Kampung Tua Terih Batam Tembus Pasar Internasional Lewat Olahan Hasil Laut
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Program Community Involvement & Development (CID) Kampung Bahari Si Pelaut yang diinisiasi oleh Pertamina Patra Niaga telah memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat pesisir di Kampung Tua Terih, Batam. Melalui program pemberdayaan ini, para nelayan lokal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan yang nyata. Pendapatan mereka yang awalnya berada di angka Rp 27,56 juta kini meningkat menjadi Rp 68,45 juta, atau mengalami kenaikan sekitar 40 persen per anggota kelompok. Program ini menjadi bukti nyata bagaimana pendampingan yang tepat dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Kampung Bahari Si Pelaut ini secara aktif dibina oleh Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Hang Nadim. Melalui pembinaan tersebut, masyarakat pesisir mendapatkan berbagai program peningkatan kapasitas yang sangat dibutuhkan. Dian, selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Warisan Lestari dan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), menjelaskan bahwa para anggota kelompok dibekali dengan berbagai pengetahuan penting untuk menunjang usaha mereka. Pembekalan tersebut meliputi materi mengenai tata cara produksi yang higienis, manajemen keuangan kelompok, pengembangan merek atau branding, hingga strategi pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Berkat adanya pelatihan branding dan pemasaran digital tersebut, Poklahsar berhasil mengembangkan kreativitas mereka dalam mengolah hasil laut. Jika sebelumnya mereka hanya mampu menghasilkan satu atau dua jenis produk saja, kini kelompok tersebut telah berhasil memproduksi enam produk unggulan. Produk-produk tersebut meliputi keripik kulit ikan tenggiri, kerupuk kulit ikan kakap, swiss roll abon ikan, abon ikan, serta penyedap rasa alami yang memanfaatkan sisa tulang ikan hingga kepala udang. Kualitas produk yang baik ini berhasil membawa produk olahan hasil laut dari Kampung Tua Terih menembus pasar internasional, dengan dipasarkan hingga ke Malaysia dan Singapura.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tidak hanya fokus pada pengolahan produk, program ini juga mendukung sektor budidaya perikanan secara langsung. Pada hari Rabu (5/8), Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan berupa 1.000 bibit ikan kakap dan 500 bibit ikan nila. Bantuan bibit ikan tersebut diserahkan secara langsung kepada kelompok masyarakat setempat, yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUB) Terihindo Jaya Lestari yang dipimpin oleh Seno, serta Kelompok Wanita Tani Warisan Lestari yang dipimpin oleh Dian. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan bahan baku ikan lokal yang berkualitas untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka.

Sektor budidaya ikan di Kampung Tua Terih juga mengalami perkembangan pesat berkat adanya inovasi teknologi budidaya. Melalui penerapan inovasi Budidaya Ikan Terintegrasi atau yang dikenal dengan nama BUDITA/Eco-Dita, kelompok pembudidaya berhasil mengoptimalkan waktu produksi mereka. Seno, yang menjabat sebagai Ketua KUB Terihindo Jaya Lestari, menyatakan bahwa inovasi BUDITA/Eco-Dita ini mampu memangkas masa pemeliharaan ikan secara signifikan. Jika sebelumnya proses pemeliharaan ikan dari pembibitan hingga siap panen membutuhkan waktu sekitar 240 hari, kini dengan inovasi tersebut masa pemeliharaan dapat dipotong hingga menjadi hanya sekitar 120 hari saja.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Secara keseluruhan, program Kampung Bahari Si Pelaut ini melibatkan empat kelompok masyarakat yang bergerak aktif dalam mengembangkan budidaya ikan dan sayuran, menjalankan pengolahan hasil perikanan, serta melakukan rehabilitasi kawasan mangrove. Selain memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi anggotanya, program ini juga membawa kontribusi yang nyata bagi kelestarian lingkungan hidup di wilayah pesisir. Program ini tercatat telah berhasil mengelola sebanyak 35,24 ton sampah per tahun serta mampu mengurangi emisi sebesar kurang lebih 113,5 ton CO2-ekivalen per tahun. Upaya rehabilitasi lingkungan pesisir ini juga diperkuat dengan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan tersebut.

Keberhasilan program pemberdayaan di Kampung Tua Terih ini tidak lepas dari komitmen penuh manajemen Pertamina Patra Niaga. Dukungan terhadap program ini turut disampaikan oleh jajaran pimpinan perusahaan, termasuk Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, serta VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora. Melalui sinergi antara perusahaan dan masyarakat pesisir, program Kampung Bahari Si Pelaut diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMPemasaran DigitalEkonomi PesisirBatam

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap