Kebakaran melanda sebuah pondok pesantren di kawasan Loji, Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 16.40 WIB. Peristiwa ini memicu kepanikan dan menyebabkan puluhan santri dilarikan ke fasilitas kesehatan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyatakan sebanyak 56 orang tercatat terdampak insiden kebakaran tersebut. Sebagian besar santri mengalami gangguan pernapasan atau sesak napas akibat asap tebal saat berupaya memadamkan api yang membakar kasur busa dan material berbahan spons.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain keluhan sesak napas, lima santri di antaranya dilaporkan menderita luka bakar pada bagian jari. Seluruh korban yang terdampak sempat dilarikan ke sejumlah puskesmas serta rumah sakit di wilayah Kota Bogor guna mendapatkan perawatan medis darurat.
Dari total 56 santri, sebanyak 31 anak menjalani penanganan medis di Rumah Sakit PMI Bogor, termasuk lima santri yang mengalami luka bakar di area jari. Dedie A Rachim meninjau langsung kondisi para santri yang dirawat di RS PMI pada Sabtu malam.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sumber api diduga bermula dari santri yang tengah bermain api di area pesantren. Pemerintah Kota Bogor memastikan penanganan medis seluruh korban tetap diutamakan, dengan komitmen menanggung biaya pengobatan bagi santri yang tidak ter-cover BPJS.






