Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah memasuki babak baru. Seluruh tahapan konstruksi proyek transportasi massal berbasis rel modern tersebut telah rampung dikerjakan dan kini resmi memasuki tahap uji coba operasional serta layanan.
Pelaksanaan uji coba perdana operasional dan layanan LRT Jakarta Fase 1B diselenggarakan pada Kamis (10/9/2026). Dalam masa uji coba ini, setiap perjalanan melayani rute Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai dan kembali lagi ke Stasiun Kelapa Gading. Rangkaian LRT Jakarta dioperasikan dengan batas kecepatan maksimum 40 kilometer per jam dengan kapasitas layanan maksimal 100 penumpang.
Kegiatan uji coba ini turut melibatkan berbagai kelompok peserta dari kalangan media dan kreator. Peserta yang berpartisipasi mencakup perwakilan media cetak dan elektronik, media luar ruang (out-of-home media), media daring, Key Opinion Leader (KOL), hingga content creator.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Spesifikasi Proyek dan Capaian Keselamatan Kerja
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko menjelaskan bahwa uji coba ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan transportasi publik berbasis kereta api modern kepada masyarakat. Paulus menegaskan, seluruh tahapan pembangunan proyek yang bernilai Rp4,1 triliun tersebut telah selesai secara menyeluruh.
Pada proyek LRT Jakarta Fase 1B, Waskita Karya membangun jalur lintasan rel sepanjang 6,4 kilometer. Jalur baru ini dilengkapi dengan lima stasiun pemberhentian, yang meliputi Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Selain menyelesaikan aspek fisik, proyek ini membukukan pencapaian keselamatan kerja dengan raihan 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja atau lost time injury. Capaian ini kian memperkuat rekam jejak Waskita Karya sebagai BUMN konstruksi yang memiliki pengalaman lebih dari 65 tahun dalam membangun infrastruktur di Indonesia.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Peran Jakpro Menuju Operasional Penuh
Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan bahwa uji coba ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi tahapan sosialisasi moda transportasi publik terintegrasi di Jakarta.
Sebagai pemilik proyek LRT Jakarta Fase 1B, Jakpro selanjutnya akan memegang wewenang untuk menetapkan jadwal operasional berikutnya seiring dengan persiapan pengoperasian lintasan rel tersebut secara berkelanjutan.






