tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Keamanan Siber

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan APK dan Pencurian Data Perbankan

Lidya RumbayanDiterbitkan 11 Agu 2026 - 06.59 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan APK dan Pencurian Data Perbankan
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman modus penipuan online yang kian beragam. Salah satu metode penipuan digital yang sedang marak terjadi adalah penyebaran undangan pernikahan online dalam format file APK. Guna mencegah bertambahnya korban yang terjebak, Kominfo menyarankan secara tegas agar masyarakat tidak sembarangan menekan tautan atau menginstal aplikasi apa pun yang beredar di media sosial, email, serta aplikasi pengirim pesan (messenger). Langkah kehati-hatian ini sangat penting untuk menjaga keamanan perangkat dan data pribadi dari akses luar yang tidak sah.

Masyarakat perlu memahami apa itu format file APK agar tidak mudah terkecoh. Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs Emteria, APK pada dasarnya merupakan kumpulan dokumen atau file layaknya format file .zip pada sistem operasi Android. Format file APK ini sendiri memiliki ekstensi khusus yaitu .apk, dan pertama kali diperkenalkan kepada publik semenjak sistem operasi Cyanogenmod 6 dirilis pada bulan November 2010 silam. Karakteristik ini berbeda dengan sistem operasi yang digunakan oleh Apple. Pada perangkat iPhone, sistem yang diterapkan tidak menggunakan file APK, melainkan menggunakan ekstensi aplikasi khusus yang bernama IPA (iOS App Store Package).

Baca Juga

Bamsoet Dukung UU Baru untuk Tangkal Spionase dan Intervensi Asing

Bamsoet Dukung UU Baru untuk Tangkal Spionase dan Intervensi Asing

Penyalahgunaan file APK dari sumber yang tidak jelas dan tidak resmi ini sangat berbahaya karena dapat memicu terjadinya kejahatan siber yang dikenal dengan istilah sniffing. Aktivitas sniffing merupakan tindakan tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan file APK berbahaya untuk mencuri data pribadi milik orang lain. Menurut penjelasan dari perusahaan produk antivirus terkemuka, AVG, sniffing secara teknis mengacu pada aktivitas pemantauan lalu lintas data internet yang dilakukan secara terus-menerus tanpa henti. Melalui pemantauan lalu lintas internet ini, pelaku dapat mengintai aktivitas korban di dunia maya.

Dampak dari menginstal file APK jahat ini bisa sangat merugikan bagi para korbannya. Ketika korban menginstal file APK palsu tersebut, para pelaku penipuan atau fraudster dapat dengan mudah mencuri berbagai data rahasia, termasuk data perbankan yang bersifat sangat sensitif seperti kode One Time Password (OTP) dan pesan-pesan SMS yang masuk ke ponsel korban. Selain menggunakan modus menyebarkan undangan pernikahan online, kasus penipuan dengan file APK sejenis juga sering ditemukan dalam berbagai bentuk dokumen palsu lainnya. Beberapa modus serupa yang perlu diwaspadai antara lain permintaan untuk mengunduh cek foto kiriman paket dari kurir, cek tagihan listrik PLN, cek premi asuransi, hingga permintaan untuk melakukan cek BPJS.

Baca Juga

Mengenal Modus Penipuan File APK di WhatsApp dan Langkah Antisipasinya

Mengenal Modus Penipuan File APK di WhatsApp dan Langkah Antisipasinya

Bagi masyarakat yang terlanjur menjadi korban dan mengalami kebocoran data m-banking akibat menginstal file APK tersebut, pengamat siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, memberikan saran penanganan darurat. Alfons Tanujaya merekomendasikan agar pengguna m-banking yang mengalami kebocoran data segera mengganti Password dan PIN persetujuan transaksi mereka secepat mungkin untuk mencegah transaksi tidak sah. Di samping itu, Alfons Tanujaya juga menyarankan agar pihak perbankan penyedia layanan m-banking menerapkan metode verifikasi 'What You Have' untuk proses perpindahan akun m-banking ke ponsel baru atau nomor ponsel baru. Metode verifikasi ini dapat diimplementasikan dengan memeriksa kepemilikan kartu ATM, KTP asli, atau melakukan verifikasi fisik terhadap pemilik rekening secara langsung sebelum mengaktifkan layanan di perangkat baru.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap