Penyelenggaraan konser musisi asal Amerika Serikat, Ye (Kanye West), di Jakarta diproyeksikan menarik minat lebih dari 15 ribu wisatawan mancanegara (wisman). Tingginya antusiasme penonton internasional tersebut dinilai berpeluang memberi dorongan signifikan bagi sektor perhotelan, transportasi, hingga industri kuliner di ibu kota dan sekitarnya.
Data penjualan tiket mencatat sebanyak 52,8 persen transaksi pada 24 jam pertama berasal dari penggemar di 73 negara. Wisman yang membeli tiket tersebut tersebar dari berbagai kawasan, antara lain Australia, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, hingga Selandia Baru.
Dampak Ekonomi Lintas Sektor dan Destinasi
Kehadiran belasan ribu wisatawan lintas negara ini diproyeksikan menggerakkan rantai ekonomi lokal. Pola pengeluaran wisatawan mancanegara selama menonton konser umumnya tidak terbatas pada tiket pertunjukan, melainkan mencakup akomodasi penginapan, transportasi harian, konsumsi makanan dan minuman, serta belanja cinderamata. Sebagian wisman juga memiliki potensi untuk melanjutkan agenda liburan ke destinasi wisata lain di Indonesia, seperti Bali, Yogyakarta, dan Solo.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa perhelatan konser musik berskala global memicu dampak ekonomi berlapis. Rantai nilai yang tercipta mencakup pendapatan penyewaan lokasi acara, vendor panggung dan produksi, ekosistem industri kreatif, pelaku usaha kuliner, hingga penyerapan tenaga kerja musiman di sekitar tempat penyelenggaraan.
Kontribusi Perhelatan Acara Nasional dan Internasional
Kementerian Pariwisata mencatat penyelenggaraan kegiatan hiburan dan pariwisata terus menjadi salah satu motor penggerak ekonomi. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, terdapat 105 agenda yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Komposisi acara tersebut terdiri dari 18 agenda nasional, 10 kegiatan internasional, 61 acara daerah, 14 kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), serta dua agenda lainnya.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Kajian kementerian menunjukkan bahwa rangkaian 105 perhelatan tersebut secara keseluruhan melibatkan lebih dari 6,47 juta kunjungan serta memberdayakan lebih dari 184 ribu pekerja seni dan komunitas lokal. Nilai perputaran uang yang tercatat dari keseluruhan kegiatan sepanjang tujuh bulan pertama tahun tersebut diperkirakan menembus angka Rp 1,09 triliun.






