Sebanyak 129 orang penumpang dan awak kapal KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa masih belum ditemukan hingga hari keempat operasi pencarian pada Rabu (16/9). Tim SAR gabungan belum berhasil mengevakuasi korban baru akibat hambatan cuaca dan arus bawah laut yang sangat kuat di lokasi kejadian.
Dalam konferensi pers pada Rabu malam, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa tim SAR laut sejauh ini baru mengamankan sejumlah serpihan bagian kapal, atribut, dan barang-barang yang mengapung di permukaan air. Operasi penyelaman ke badan kapal terkendala faktor keselamatan personel.
Kendala Arus Kuat dan Rencana Membalikkan Kapal
Upaya pencarian bawah air terpaksa dibatasi karena kecepatan arus di perairan lokasi kecelakaan tercatat mencapai di atas 6 knot hingga mendekati 7 knot. Angka tersebut jauh melampaui batas aman rekomendasi penyelaman yang mensyaratkan arus di bawah 1,5 knot. Penyelam yang sempat diterjunkan langsung ditarik kembali ke permukaan demi memenuhi prosedur keselamatan.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Menghadapi kendala tersebut, Basarnas menyiapkan skenario operasi salvage (pengangkatan atau pembalikan bangkai kapal). Langkah ini diambil untuk menegakkan kembali posisi KM Virgo Transport 8 agar tim SAR dapat menyisir seluruh ruangan di dalam kapal dan mengevakuasi korban yang diduga masih terjebak.
Para ahli salvage dari dalam negeri maupun luar negeri telah tiba di Banjarmasin untuk mematangkan teknis operasi. Tim ahli dijadwalkan melakukan observasi udara serta asesmen kondisi fisik kapal dan titik lokasi sebelum mendatangkan infrastruktur pendukung dari Surabaya atau wilayah Kalimantan. Proses pembalikan posisi kapal diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 24 jam, bergantung pada dinamika cuaca dan tantangan di lapangan. Setelah seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi korban tuntas, kapal rencananya ditarik menuju daratan untuk keperluan investigasi.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa total 243 orang, meliputi penumpang, awak kapal, dan kru. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita di Laut Jawa. Hingga pencarian hari Senin (14/9), 114 orang telah berhasil ditemukan, sementara 129 korban lainnya terus diupayakan pencariannya.






