tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

3 Provinsi Dikepung Karhutla Diguyur Hujan, BNPB Klaim Hasil OMC

Sri NugrohoDiterbitkan 28 Agu 2026 - 01.35 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
3 Provinsi Dikepung Karhutla Diguyur Hujan, BNPB Klaim Hasil OMC
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas mulai menunjukkan hasil. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi turunnya hujan di tiga provinsi rawan karhutla鈥擱iau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat鈥攕etelah dilaksanakannya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan bahwa per 26 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, operasi penyemaian awan tersebut dipusatkan di ketiga wilayah tersebut menyusul terdeteksinya bibit awan di lapisan atmosfer.

Hasil Penyemaian Awan di Riau, Sumsel, dan Kalbar

Di Provinsi Riau, operasi modifikasi cuaca berlangsung intensif selama lebih dari tujuh jam penerbangan yang terbagi dalam empat sorti. Sebanyak 4.000 kilogram bahan semai disebarkan untuk memicu presipitasi.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Operasi di Riau tersebut berhasil mendatangkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah kawasan, meliputi Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Siak, Bengkalis, dan Rokan Hulu.

Sementara itu, penyemaian di Sumatera Selatan dilaksanakan selama lebih dari satu jam melalui satu sorti penerbangan dengan muatan 1.000 kilogram bahan semai. Kegiatan ini memicu turunnya hujan berintensitas ringan di wilayah Palembang.

Untuk wilayah Kalimantan Barat, tim OMC mengudara selama lebih dari empat jam dalam dua sorti penerbangan menggunakan 2.000 kilogram bahan semai. Hasilnya, hujan terpantau mengguyur sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Kota Pontianak, Kubu Raya, Sanggarau, Sekadau, Sintang, hingga Kapuas Hulu.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kendala Bibit Awan di Wilayah Lain

Kendati operasi di tiga provinsi tersebut membuahkan hasil, BNPB menyatakan pelaksanaan OMC belum dapat diperluas ke seluruh daerah rawan lainnya. Wilayah seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Jambi belum dapat dilakukan penyemaian awan.

Berton menjelaskan bahwa kendala utama di wilayah-wilayah tersebut adalah belum ditemukannya potensi atau titik-titik bibit awan di atmosfer yang memadai untuk disemai.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

karhutlabencana alambnpbModifikasi Cuaca

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap