Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) memprioritaskan evakuasi korban insiden kapal Virgo Transport 8 sebelum melangkah ke proses pencarian penyebab kapal hilang kontak hingga terbalik. Hingga pukul 17.00 WITA, tim SAR telah berhasil mengevakuasi 113 orang dari peristiwa tersebut, termasuk enam korban yang dinyatakan meninggal dunia.
Prioritas Evakuasi dan Investigasi KNKT
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan bahwa saat ini fokus utama seluruh tim di lapangan tertuju pada keselamatan dan penanganan para korban. Terkait penyelidikan penyebab pasti kecelakaan serta rekomendasi keselamatan yang akan dikeluarkan, proses tersebut nantinya menjadi wewenang Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Sikap serupa disampaikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang berada di lokasi. Menhub menyatakan pihaknya tidak ingin menyimpulkan penyebab insiden kapal Virgo Transport 8 secara dini sebelum investigasi resmi selesai dilakukan.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Kronologi dan Kondisi Kapal
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pantauan helikopter, kapal Virgo Transport 8 berada dalam kondisi terbalik saat ditemukan, namun belum tenggelam sepenuhnya.
Sebelum kejadian tersebut, pihak kapal sempat melaporkan kepada perusahaan bahwa mereka tengah menghadapi cuaca buruk di perairan. Beberapa jam setelah laporan cuaca tersebut diterima, kapal dilaporkan mengalami perubahan titik berat atau center of gravity sehingga kapal mengalami kemiringan.
Dalam situasi tersebut, kapal sempat memancarkan sinyal darurat (distress call) yang mengabarkan bahwa mereka membutuhkan bantuan. Kapal Virgo kemudian dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Basarnas Banjarmasin baru menerima laporan resmi mengenai kecelakaan tersebut sekitar pukul 04.10 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR langsung mengerahkan tim beserta peralatan pendukung untuk operasi pencarian dan pertolongan pada pukul 04.30 WITA. Perjalanan dari markas tim SAR menuju titik koordinat terakhir kapal membutuhkan waktu tempuh sekitar enam jam.
Salah satu kapal yang turut mengangkut para korban selamat dari lokasi kejadian telah tiba dan bersandar di pelabuhan di Banjarmasin pada petang hari.






