Dampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menelan sedikitnya 103 korban jiwa dan mengakibatkan 1.666 warga mengalami luka-luka. Korban tersebar di tujuh kabupaten, dengan wilayah terdampak paling parah berada di Kabupaten Manggarai.
Berdasarkan data pemutakhiran, sebaran korban meninggal dunia meliputi 41 orang di Kabupaten Manggarai, 34 orang di Manggarai Timur, 13 orang di Nagekeo, 6 orang di Sikka, 5 orang di Ngada, 3 orang di Ende, dan 1 orang di Manggarai Barat. Selain korban jiwa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya penambahan 63 korban luka baru yang membuat total warga cedera menembus 1.666 orang.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Aktivitas Seismik dan Rentetan Gempa Susulan
Kondisi kedaruratan di wilayah NTT terus dipicu oleh tingginya aktivitas seismik pascagempa utama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 7.492 kali gempa susulan hingga Rabu (26/8) pukul 05.00 WIB.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mendeteksi variasi magnitudo dari skala terkecil 1,0 hingga magnitudo terbesar mencapai 6,2. Sebanyak 33 kejadian gempa susulan memiliki kekuatan di atas magnitudo 5, dan 143 kejadian di antaranya tercatat getarannya dirasakan langsung oleh masyarakat di kawasan sekitar.






