tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita Daerah

Bogor Siapkan Pembangunan Embarkasi Haji dan Umrah di Kawasan Masjid Raya Nurul Wathon Cibinong

Retno PurwantoDiterbitkan 23 Agu 2026 - 03.28 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bogor Siapkan Pembangunan Embarkasi Haji dan Umrah di Kawasan Masjid Raya Nurul Wathon Cibinong
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan langkah strategis dalam menghadirkan sarana pelayanan ibadah haji dan umrah terpadu di wilayahnya. Melalui rencana pembangunan embarkasi haji dan umrah mandiri, pemerintah daerah berupaya memberikan kemudahan serta fasilitas representatif bagi masyarakat yang hendak menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci. Infrastruktur keagamaan ini direncanakan berdiri di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, dan mengusung rancangan arsitektural yang dirancang menyerupai Zamzam Tower. Kehadiran pusat pemberangkatan terpadu ini diharapkan dapat menata operasional persiapan jemaah menjadi jauh lebih terstruktur dan efisien di tingkat lokal.

Kebutuhan akan hadirnya fasilitas embarkasi haji dan umrah di Kabupaten Bogor dipicu oleh kenyataan tingginya volume calon jemaah yang diberangkatkan setiap tahun. Sebagai salah satu daerah dengan jumlah warga yang sangat besar, pengelolaan mobilisasi calon jemaah memerlukan fasilitas fisik yang kokoh, luas, serta memadai dari sisi sarana pendukung. Pembangunan gedung embarkasi di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon Cibinong dirancang untuk menyatukan beragam tahapan persiapan ibadah dalam satu lokasi terpadu, mulai dari pembekalan bimbingan manasik hingga proses transit jelang pemberangkatan.

Langkah Pemkab Bogor dalam merealisasikan proyek ini juga mempertegas arah penataan kawasan pusat kegiatan masyarakat di Cibinong, khususnya kawasan Pakansari. Penempatan embarkasi di kawasan terpadu Masjid Raya Nurul Wathon ditujukan untuk menciptakan sinergi sarana peribadatan dan pelayanan publik. Kawasan tersebut disiapkan menjadi episentrum kegiatan keagamaan masyarakat Kabupaten Bogor, sekaligus menyediakan fasilitas modern yang dapat difungsikan secara optimal sepanjang tahun guna melayani kegiatan haji maupun umrah secara berkelanjutan.

Profil Demografi dan Tingginya Kuota Jemaah Kabupaten Bogor

Dasar utama di balik perancangan dan alokasi pembangunan fasilitas embarkasi mandiri ini tidak terlepas dari kondisi kependudukan Kabupaten Bogor. Saat ini, Kabupaten Bogor tercatat memiliki jumlah penduduk lebih dari 5,6 juta jiwa. Populasi yang sangat masif ini menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah dengan konsentrasi penduduk terbesar, yang berimplikasi langsung pada besarnya jumlah pendaftar ibadah haji dan antusiasme masyarakat dalam melaksanakan ibadah umrah.

Seiring dengan besarnya populasi lebih dari 5,6 juta jiwa tersebut, Kabupaten Bogor senantiasa tercatat sebagai daerah yang selalu memperoleh kuota haji terbesar di Indonesia pada setiap penyelenggaraan musim haji. Sebagai gambaran nyata mengenai besarnya volume pelayanan yang harus dikelola, pada tahun ini saja Kabupaten Bogor mendapatkan kuota haji sebanyak 3.450 jemaah. Jumlah kuota 3.450 jemaah dalam satu musim haji tentu membutuhkan manajemen logistik, koordinasi administratif, serta penyediaan fasilitas akomodasi transit yang sangat matang dan komprehensif.

Tingginya kuota yang konsisten diterima setiap musim haji menjadikan penyediaan fasilitas embarkasi lokal sebagai sebuah kebutuhan riil bagi pemerintah daerah. Dengan mengelola ribuan calon jemaah secara mandiri di wilayah sendiri, pemerintah daerah dapat meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan fisik, dokumen, serta kenyamanan jemaah sebelum diberangkatkan. Besarnya angka kuota jemaah Kabupaten Bogor menegaskan urgensi hadirnya pusat embarkasi lokal yang memiliki daya tampung dan standar kelayakan yang tinggi.

Struktur Desain Bangunan Tujuh Lantai Menyerupai Zamzam Tower

Fasilitas embarkasi haji dan umrah yang akan dibangun di Cibinong direncanakan berupa bangunan bertingkat dengan struktur setinggi tujuh lantai. Rancang bangun tujuh lantai ini dipersiapkan untuk menyediakan ruang yang cukup bagi berbagai kegiatan fungsional jemaah, seperti ruang transit, ruang pertemuan, tempat istirahat, fasilitas pelayanan dokumen, serta fasilitas penunjang lainnya. Dengan desain gedung bertingkat, pemanfaatan ruang di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon dapat dilakukan secara optimal dan terintegrasi.

Dari sudut pandang estetika dan arsitektur, gedung embarkasi haji dan umrah ini dirancang dengan desain yang disebut menyerupai Zamzam Tower di Tanah Suci. Konsep arsitektur yang terinspirasi dari bangunan ikonik di Mekkah tersebut dipilih untuk menghadirkan nuansa spiritual yang kental bagi para calon jemaah haji dan umrah sejak mereka memulai tahapan persiapan di Kabupaten Bogor. Desain ini diharapkan memberikan kebanggaan visual sekaligus memperkuat atmosfer religius di lingkungan sekitar kawasan.

Keberadaan bangunan tujuh lantai berdesain Zamzam Tower ini juga diarahkan untuk memperkaya lanskap arsitektur modern di Cibinong. Pemkab Bogor merancang gedung ini tidak hanya sebagai tempat persinggahan administratif semata, tetapi juga sebagai landmark pelayanan keagamaan yang mencerminkan kesungguhan daerah dalam memberikan sarana terbaik bagi warganya yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Baca Juga

Pria Hendak Perkosa Wanita di Bogor Ditangkap, Ancam Korban Pakai Golok

Pria Hendak Perkosa Wanita di Bogor Ditangkap, Ancam Korban Pakai Golok

Alokasi Anggaran APBD dan Kesiapan Finansial Daerah

Realisasi pembangunan fisik gedung embarkasi haji dan umrah ini didukung oleh komitmen pendanaan daerah yang terencana. Pembangunan fasilitas embarkasi tersebut akan dibiayai menggunakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 dengan nilai anggaran sebesar Rp 142 miliar. Besaran pagu anggaran Rp 142 miliar ini dirancang untuk mendanai pekerjaan konstruksi gedung tujuh lantai beserta berbagai sarana penunjang yang dibutuhkan di dalamnya.

Penetapan alokasi Rp 142 miliar pada APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian dari perencanaan kesinambungan pembangunan infrastruktur keagamaan di Kabupaten Bogor. Alokasi ini melengkapi pendanaan yang telah diplotkan sebelumnya untuk pembangunan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon. Masjid Raya Nurul Wathon sendiri dibangun dengan anggaran sebesar Rp 112 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025.

Dengan alokasi anggaran Rp 112 miliar pada APBD 2025 untuk masjid raya dan rencana alokasi Rp 142 miliar pada APBD 2027 untuk gedung embarkasi, kawasan tersebut dipersiapkan menjadi kawasan terpadu yang dibangun secara bertahap dan terencana. Penyusunan penganggaran melalui APBD menunjukkan komitmen Pemkab Bogor dalam mengalokasikan kapasitas fiskal daerah guna menunjang pelayanan peribadatan dan kebutuhan masyarakat secara berkesinambungan.

Fasilitas Penunjang di Kawasan Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari

Lokasi pembangunan embarkasi terhubung secara langsung dengan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon yang berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektare di kawasan Pakansari, Cibinong. Luas lahan 2,6 hektare ini memberikan keleluasaan dalam menata kawasan peribadatan yang terpadu, asri, dan fungsional guna melayani mobilitas jemaah dan masyarakat luas yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Masjid Raya Nurul Wathon dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung yang dirancang untuk menunjang kegiatan keagamaan masyarakat. Salah satu fitur arsitektural utama di kompleks ini adalah keberadaan Menara Tauhid yang menjulang setinggi 99 meter. Menara Tauhid setinggi 99 meter ini menjadi simbol monumental sekaligus penanda utama kawasan Masjid Raya Nurul Wathon yang mempercantik lanskap wilayah Pakansari, Cibinong.

Selain Menara Tauhid, kawasan Masjid Raya Nurul Wathon juga dilengkapi dengan fasilitas miniatur Ka'bah yang ditujukan untuk pelaksanaan kegiatan manasik haji. Keberadaan miniatur Ka'bah memungkinkan para calon jemaah haji dan umrah untuk mempraktikkan rukun dan tata cara ibadah haji secara langsung dalam skala simulasi yang representatif. Kompleks ini turut diperkaya dengan sejumlah ornamen yang berkaitan dengan Ka'bah guna mendukung suasana pembelajaran dan memperkuat nuansa peribadatan di kawasan Pakansari.

Kombinasi antara lahan seluas 2,6 hektare, Menara Tauhid setinggi 99 meter, miniatur Ka'bah untuk manasik haji, ornamen tematik Ka'bah, serta gedung embarkasi tujuh lantai menjadikan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon di Pakansari sebagai pusat kegiatan keagamaan yang lengkap dan terpusat di Kabupaten Bogor.

Tahapan Tender dan Jadwal Pengerjaan Konstruksi

Untuk mewujudkan pembangunan gedung embarkasi haji dan umrah tersebut, pemerintah daerah telah menyusun skema tahapan kerja yang terstruktur. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan, proses lelang atau tender pembangunan embarkasi haji dan umrah rencananya akan dilakukan pada Desember 2026. Pelaksanaan lelang pada akhir tahun 2026 ditujukan untuk memastikan seluruh proses administrasi dan penentuan penyedia jasa konstruksi dapat diselesaikan secara tepat waktu.

Baca Juga

KPK Beber Peran Dirut Summarecon di Kasus Pengurusan HGB

KPK Beber Peran Dirut Summarecon di Kasus Pengurusan HGB

Dengan dilaksanakannya proses lelang pada Desember 2026, tahap pembangunan fisik di lapangan ditargetkan dapat segera dimulai pada awal 2027. Jadwal pelaksanaan konstruksi pada awal 2027 tersebut berjalan seiring dengan ketersediaan pembiayaan melalui APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 yang telah disiapkan sebesar Rp 142 miliar. Sinkronisasi jadwal pengadaan dan tahun anggaran ini dirancang guna mencegah terjadinya kendala teknis dalam pelaksanaan fisik di lapangan.

Pelaksanaan tahapan tender pada Desember 2026 dan dimulainya konstruksi pada awal 2027 memberikan jangka waktu persiapan yang memadai bagi dinas teknis untuk merumuskan rancangan teknis dan dokumen lelang secara mendalam. Ketepatan waktu dalam pelaksanaan tender menjadi kunci utama agar proyek gedung tujuh lantai ini dapat diselesaikan sesuai dengan target perencanaan pemerintah daerah.

Pengalihan Layanan dari Embarkasi Haji Pondok Gede

Salah satu dampak nyata dari pembangunan fasilitas embarkasi haji dan umrah di Cibinong adalah terjadinya transformasi pada alur pemberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor. Selama ini, calon jemaah haji dari wilayah Kabupaten Bogor harus transit dan memanfaatkan fasilitas Embarkasi Haji Pondok Gede sebelum menuju bandara dan terbang ke Tanah Suci. Alur perjalanan ini memerlukan koordinasi perjalanan antarwilayah dari Bogor menuju Jakarta.

Dengan dibangunnya fasilitas embarkasi mandiri di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon Cibinong, calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor tidak perlu lagi singgah di Embarkasi Haji Pondok Gede. Seluruh rangkaian proses persiapan akhir, pengondisian jemaah, dan tahapan transit dapat diselesaikan langsung di Cibinong. Kebijakan ini menyederhanakan alur mobilisasi calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor yang setiap tahunnya mencapai ribuan orang.

Peniadaan keharusan singgah di Embarkasi Haji Pondok Gede memberikan kenyamanan lebih bagi calon jemaah haji, khususnya para lansia, karena dapat memangkas tahapan transit di luar daerah. Keberadaan embarkasi di wilayah sendiri di Cibinong membuat proses pemberangkatan jemaah dapat dikonsolidasikan secara mandiri oleh Pemkab Bogor bersama instansi terkait dalam satu titik layanan terpadu.

Peran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam Proyek

Perencanaan teknis dan pelaksanaan pembangunan fasilitas embarkasi haji dan umrah ini dikoordinasikan oleh instansi teknis terkait, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor. Kesiapan teknis serta penyesuaian jadwal pelaksanaan proyek terus dipantau guna memastikan bangunan yang didirikan memenuhi standar kelayakan, keamanan, dan fungsionalitas gedung bertingkat publik.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan mengenai latar belakang penyesuaian jadwal pembangunan gedung embarkasi tersebut. Menurut penjelasan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto, bangunan tujuh lantai tersebut sebelumnya direncanakan dibangun pada tahun anggaran berjalan. Namun, setelah melalui pertimbangan perencanaan serta alokasi anggaran daerah, pelaksanaannya dialokasikan melalui APBD Tahun Anggaran 2027 dengan pagu Rp 142 miliar, diawali dengan proses lelang pada Desember 2026.

Melalui koordinasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, kesiapan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon di Cibinong terus dimatangkan. Penyelarasan antara pembangunan fisik masjid di atas lahan 2,6 hektare yang dibiayai APBD 2025 dan embarkasi haji tujuh lantai yang dibiayai APBD 2027 menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Bogor dalam menghadirkan sarana keagamaan terpadu untuk melayani jutaan masyarakat Kabupaten Bogor.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabupaten Bogor

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap