tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi Digital

Bos Kadin Ungkap Produk RI Tembus Rantai Pasok Tesla hingga IKEA, Luncurkan Platform We Buy From Indonesia

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos Kadin Ungkap Produk RI Tembus Rantai Pasok Tesla hingga IKEA, Luncurkan Platform We Buy From Indonesia
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali menegaskan posisi strategis ekonomi nasional di kancah perdagangan global. Saat ini, Indonesia telah berevolusi menjadi salah satu pemain kunci yang sangat diperhitungkan dalam rantai pasok dunia. Keberhasilan ini dibuktikan dengan banyaknya produk buatan dalam negeri yang telah menembus dan masuk ke dalam ekosistem perusahaan-perusahaan berskala internasional. Produk-produk dari industri lokal kini tercatat telah digunakan oleh berbagai perusahaan raksasa global, termasuk merek-merek ternama seperti Tesla, Airbus, hingga jaringan ritel multinasional IKEA.

Fakta mengenai pencapaian industri nasional tersebut diungkapkan secara langsung oleh Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie. Pernyataan ini disampaikan saat beliau memberikan sambutan dalam pertemuan penting antara Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pengurus Kadin. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Anindya Bakrie merinci bahwa produk dari berbagai entitas kebanggaan Indonesia, seperti Dirgantara Indonesia dan Pindad, telah menjadi bagian dari rantai pasok dunia. Selain itu, produk seperti sepatu On Cloud serta permen Kopiko juga turut melengkapi daftar produk yang terintegrasi secara global bersama dengan Tesla, Airbus, dan IKEA.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Pencapaian dalam menembus rantai pasok global ini berbanding lurus dengan performa perdagangan internasional Indonesia yang mencatatkan angka memuaskan. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam pertemuan di Istana Kepresidenan tersebut, nilai ekspor Indonesia saat ini telah mencapai kisaran US$ 300 miliar setiap tahunnya. Jika dikonversikan dengan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp 18.022 per dolar AS, total nilai ekspor tersebut setara dengan sekitar Rp 5.406,6 triliun. Angka yang sangat besar ini merepresentasikan perputaran roda ekonomi yang solid serta tingginya permintaan pasar internasional terhadap produk-produk yang dihasilkan dari dalam negeri.

Baca Juga

Transformasi Digital Pengelolaan ZISWAF Melalui Baitul Mal Gampong di Banda Aceh

Transformasi Digital Pengelolaan ZISWAF Melalui Baitul Mal Gampong di Banda Aceh

Lebih lanjut, struktur dari total nilai ekspor senilai US$ 300 miliar tersebut menunjukkan tingginya kontribusi sektor manufaktur dibandingkan komoditas mentah. Dari total ekspor tahunan, sekitar US$ 60 miliar berasal dari komoditas utama yang selama ini menjadi andalan, yaitu batu bara, baja nirkarat (stainless steel), dan kelapa sawit. Sementara itu, porsi terbesar yang mendominasi pencapaian ekspor justru berasal dari produk manufaktur dan komponen industri. Nilai dari sektor ini mencapai sekitar US$ 240 miliar, atau setara dengan kurang lebih Rp 4.325,28 triliun. Produk-produk senilai ratusan miliar dolar inilah yang diproduksi oleh para anggota Kadin dan menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem rantai pasok global saat ini.

Untuk menjaga momentum positif serta memaksimalkan potensi ekonomi digital dan perdagangan internasional, Kadin mengambil langkah proaktif dengan meluncurkan sebuah inisiatif baru. Inisiatif tersebut diwujudkan melalui peluncuran platform yang diberi nama 'We Buy From Indonesia'. Anindya Bakrie menekankan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa platform ini dirancang dengan konsep yang lebih komprehensif. 'We Buy From Indonesia' tidak dibangun sekadar sebagai katalog produk biasa, melainkan difungsikan secara penuh sebagai sebuah platform teknologi sekaligus platform perdagangan yang terintegrasi untuk memfasilitasi transaksi global.

Baca Juga

Memaksimalkan Peluang Ekonomi Digital Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih PERURI

Memaksimalkan Peluang Ekonomi Digital Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih PERURI

Kehadiran platform teknologi dan perdagangan 'We Buy From Indonesia' mengemban sejumlah misi utama yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi nasional. Inisiatif ini secara khusus diluncurkan untuk mendorong peningkatan ekspor, menarik lebih banyak investasi ke pasar domestik, serta mempercepat proses industrialisasi di seluruh penjuru tanah air. Melalui platform inovatif ini, Kadin memiliki tugas dan target yang jelas, yaitu bagaimana meningkatkan volume pembelian dari para klien global yang sudah ada saat ini. Pada saat yang bersamaan, platform ini juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari para produsen lokal yang ada di Indonesia agar semakin kompetitif di pasar dunia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekspor IndonesiaKadinWe Buy From IndonesiaAnindya BakrieRantai Pasok Global

Berita Terbaru Lainnya

Transformasi Digital Pengelolaan ZISWAF Melalui Baitul Mal Gampong di Banda AcehPanduan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam di Bogor Usai Kemenangan atas Timor LesteData Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Cara Membangun Karier Pesepak Bola Profesional Menurut Tyrone MingsMemaksimalkan Peluang Ekonomi Digital Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih PERURIIntegrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk Akurasi Penyaluran Bantuan SosialBimtek Kemendagri Tahun 2026 Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi Profesional Pranata HumasPemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Dana Pendidikan, Ketentuan Transisi APBN

Paling Banyak Dibaca

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

Ekonomi Digital & Pendapatan

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  2. 2Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip LitilolyManajemen & Kepemimpinan 路 1 Agu 2026
  3. 3Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  4. 4Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKDProfesi & Regulasi 路 31 Jul 2026
  5. 5Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi DigitalEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap