Pemerintah Kabupaten Blora menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai keberadaan rumah tidak layak huni milik Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong. Bupati Blora Arief Rohman meninjau langsung kediaman warga lanjut usia tersebut untuk menyerahkan bantuan sosial pada Selasa (15/9).
Dalam peninjauan tersebut, Arief Rohman didampingi oleh Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Laga Kusuma, Kepala Desa Gagakan, perwakilan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), serta petugas Puskesmas setempat. Selain mengecek kondisi fisik bangunan, Arief juga menjenguk dua cucu Samijah yang menyandang disabilitas sejak lahir.
Penyaluran Bantuan Renovasi dan Logistik
Bantuan sosial yang diserahkan kepada keluarga Samijah bersumber dari Baznas Kabupaten Blora dan kalangan aparatur sipil negara (ASN). Untuk penanganan tempat tinggal, Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat menjelaskan bahwa pihaknya mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp20 juta yang diperuntukkan bagi rehabilitasi rumah Samijah.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Selain dana perbaikan rumah, Dinsos P3A turut menyalurkan bantuan perlengkapan dasar rumah tangga berupa kasur, selimut, bantal, serta peralatan dapur. Bantuan pembenahan hunian ini melanjutkan intervensi sebelumnya, di mana pada 2024 rumah anak pertama Samijah yang terletak persis di sebelah kediamannya telah lebih dulu menerima bantuan bedah rumah.
Instruksi Pendampingan Berkelanjutan
Melihat kondisi Samijah dan kedua cucunya, Arief Rohman meminta Dinas Sosial, Baznas, serta jajaran terkait untuk memberikan pendampingan dan perhatian khusus secara berkelanjutan kepada keluarga tersebut. Perhatian berkala dinilai penting mengingat kebutuhan perawatan kedua cucu Samijah yang memiliki keterbatasan sejak lahir.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Penanganan kasus sosial seperti yang dialami Samijah di tingkat desa didukung oleh keberadaan relawan IPSM. Saat ini, Kabupaten Blora memiliki sekitar 150 relawan IPSM yang aktif mendampingi serta menangani berbagai permasalahan sosial di lapangan.






