tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Bursa Mineral Perkuat Daya Tawar Indonesia di Pasar Komoditas Global

Ance ManoppoDiterbitkan 5 Sep 2026 - 01.21 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bursa Mineral Perkuat Daya Tawar Indonesia di Pasar Komoditas Global
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemerintah menjadwalkan peluncuran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027. Kehadiran bursa ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya tawar Indonesia di pasar komoditas global, sekaligus membangun mekanisme perdagangan dan referensi harga komoditas langsung dari dalam negeri.

Sejumlah komoditas strategis nasional seperti nikel, timah, batu bara, dan emas menjadi fokus utama yang dinilai mendesak untuk didukung ekosistem perdagangan yang lebih transparan dan memiliki acuan harga sendiri. Langkah ini ditujukan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam unggulan ekspor Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa bursa tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembentukan Indonesia Reference Price. Dengan adanya acuan harga domestik, Indonesia memiliki standar harga mandiri untuk berbagai komoditas utama ekspor.

Baca Juga

Pujian Prabowo ke Pramono Meski Tak Separtai Mengemuka di Peresmian LRT

Pujian Prabowo ke Pramono Meski Tak Separtai Mengemuka di Peresmian LRT

Prabowo menegaskan ambisi Indonesia untuk tidak lagi sekadar berstatus sebagai negara produsen komoditas semata di kancah global. Indonesia bertekad untuk ikut menentukan arah pergerakan harga komoditas dunia sekaligus menjadi tempat utama komoditas-komoditas tersebut diperdagangkan secara internasional.

CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa operasional Bursa Mineral dan Komoditas Strategis nantinya akan berjalan beriringan dengan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Skema transaksi dalam bursa mineral ini dirancang dengan menitikberatkan pada mekanisme pasar tunai atau spot market.

Inisiatif standardisasi perdagangan ini turut disambut positif oleh kalangan pelaku usaha. Ketua Umum Federasi Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam membangun sistem perdagangan komoditas yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Untuk menyempurnakan platform bursa yang sedang disiapkan oleh DSI, FINI bersama sejumlah asosiasi industri terkait telah membentuk task force khusus. Satuan tugas ini bertugas merumuskan dan memberikan masukan konstruktif demi terciptanya sistem perdagangan yang andal.

Keterlibatan aktif industri diarahkan untuk memastikan seluruh sumber daya mineral nasional diperdagangkan secara sehat dan terbuka. Ekosistem bursa yang transparan diharapkan mampu mencegah berbagai potensi distorsi perdagangan, terutama praktik under-invoicing maupun transfer pricing yang berisiko merugikan perekonomian negara.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBursa MineralKomoditas Strategis

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap