tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy & Earning

Cara Melatih Kemandirian Finansial Pelajar Melalui Rekening SimPel di NTT

Andi SompaDiterbitkan 22 Agu 2026 - 04.42 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Melatih Kemandirian Finansial Pelajar Melalui Rekening SimPel di NTT
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia sekolah kini menjadi salah satu fokus utama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya ini diwujudkan melalui pengenalan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) kepada para siswa di wilayah tersebut. Rekening SimPel dirancang khusus agar menjadi sarana awal bagi para pelajar untuk mulai mengenal dan memahami layanan perbankan secara langsung. Melalui program ini, para siswa tidak hanya belajar mengenai administrasi keuangan sederhana, tetapi juga dilatih untuk mulai bertanggung jawab atas uang yang mereka miliki sejak dini. Kebiasaan mengelola uang dengan bijak diharapkan dapat terbentuk seiring dengan pemahaman mereka terhadap fungsi dan manfaat dari layanan perbankan.

Momentum pengenalan kebiasaan menabung ini diperkuat melalui penyelenggaraan puncak acara Hari Indonesia Menabung (HIM) Provinsi NTT tahun 2026. Acara puncak tersebut diselenggarakan di SMA Negeri 1 Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, pada hari Rabu, 19 Agustus. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong agar penggunaan rekening SimPel ini dapat menjadi sarana latihan mandiri finansial bagi para pelajar di NTT. Dengan adanya kegiatan berskala daerah seperti ini, diharapkan kesadaran para siswa mengenai pentingnya menabung dan mengelola keuangan pribadi dapat meningkat secara signifikan, sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan produk keuangan formal.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Literasi Keuangan OJK, Romualdus San Udika Jurnalos yang akrab disapa Sandi, mengajak para pelajar untuk mengubah sudut pandang mereka terhadap menabung. Menurut Sandi, menabung sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai aktivitas menyimpan uang sisa, melainkan sebagai kebiasaan yang direncanakan sejak awal. Sebagai langkah konkret, Sandi memberikan simulasi sederhana yang sangat mudah diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar dapat mulai menyisihkan uang dari uang jajan harian mereka. Sebagai contoh, jika seorang siswa mendapatkan uang jajan sebesar Rp5.000 setiap harinya, mereka bisa langsung menyisihkan sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000 untuk dimasukkan ke dalam tabungan, sebelum menggunakan sisa uang tersebut untuk keperluan lainnya.

Baca Juga

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Selain memberikan panduan praktis bagi para pelajar, Sandi juga memberikan rekomendasi penting bagi lembaga keuangan yang terlibat. Ia menyarankan agar lembaga keuangan tidak hanya menunggu nasabah datang, melainkan bersikap proaktif dengan menerapkan sistem "jemput bola". Lembaga keuangan diharapkan dapat menyediakan layanan langsung dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk mengumpulkan uang yang telah disisihkan oleh para siswa setiap minggunya. Langkah aktif ini dinilai akan sangat membantu mempermudah para pelajar dalam menyetorkan tabungan mereka secara rutin tanpa harus mendatangi kantor bank, sekaligus menjaga konsistensi komitmen menabung mingguan yang telah mereka bangun dari uang jajan sehari-hari.

Langkah nyata untuk mendukung kemandirian finansial pelajar di NTT ini diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Bank NTT, OJK Provinsi NTT, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. Ketiga pihak tersebut secara bersama-sama meluncurkan program pembukaan rekening SimPel secara serentak di seluruh wilayah NTT yang diberi nama Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Melalui program KEJAR ini, akses terhadap produk tabungan pelajar dibuka selebar-lebarnya demi menjangkau seluruh siswa di berbagai daerah di NTT. Sinergi yang kuat antara regulator, pemerintah daerah, dan sektor perbankan ini menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan literasi keuangan di kalangan generasi muda.

Baca Juga

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Hasil dari kolaborasi dan pelaksanaan program KEJAR secara serentak tersebut mencatatkan pencapaian yang sangat luar biasa. Sebanyak 220.194 rekening SimPel berhasil dibuka secara serentak melalui 23 kantor cabang Bank NTT yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Jumlah pembukaan rekening yang sangat besar ini tidak hanya menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelajar, tetapi juga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Pencapaian di NTT ini melampaui rekor MURI sebelumnya untuk kategori pembukaan rekening SimPel yang pernah dicatatkan di Provinsi Jambi pada tahun 2016, di mana kala itu jumlah rekening yang berhasil dibuka adalah sebanyak 123.060 rekening.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKLiterasi Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap