Upaya memutus rantai kemiskinan di berbagai daerah di Indonesia memerlukan langkah nyata yang terstruktur, salah satunya melalui penyediaan akses pendidikan berkualitas. Model pembangunan pusat kegiatan belajar masyarakat, seperti pengadaan fasilitas fisik berupa rumah belajar, dapat menjadi panduan efektif dalam mewujudkan misi pemberdayaan ekonomi ini. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui peresmian fasilitas Rumah Inspirasi di Desa Kebun Rantau, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang pada hari Selasa, 28 Juli. Proyek yang diinisiasi oleh CT Arsa Foundation bersama AirNav Indonesia ini bertujuan murni untuk memutus rantai kemiskinan dengan menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah pertama dalam membangun model pendidikan komunitas yang sukses adalah membentuk kolaborasi lintas sektor yang kuat. Program pemberdayaan ekonomi dan edukasi tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya sinergi antara yayasan sosial, badan usaha, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Dalam inisiatif Rumah Inspirasi di Aceh Tamiang, CT Arsa Foundation yang dipimpin oleh Anita Ratnasari Tanjung selaku Ketua Yayasan bekerja sama secara langsung dengan AirNav Indonesia. Mewakili pihak AirNav Indonesia, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Oscar Syahbana, turut hadir dalam peresmian tersebut. Sinergi ini juga melibatkan dukungan dari pihak media yang dihadiri oleh Direktur Transmedia, Latief Handoko atau Latif Harnoko. Dari sisi pemerintahan daerah, kolaborasi ini didukung oleh kehadiran Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon. Kehadiran tokoh agama seperti Ustadz Maulana dalam acara tersebut juga memperkuat dukungan moral bagi inisiatif ini. Sinergi menyeluruh semacam ini memastikan program memiliki fondasi operasional dan dukungan pemangku kepentingan yang solid.








