tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPopuler
Beranda/Ekonomi Digital & Logistik

Cara Menghadapi Kedaruratan di Laut bagi Sopir Ekspedisi Logistik

Retno PurwantoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 11.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menghadapi Kedaruratan di Laut bagi Sopir Ekspedisi Logistik
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Keberlangsungan bisnis ekspedisi logistik sangat bergantung pada kelancaran distribusi barang antarpulau. Bagi para sopir truk yang mengawal pengiriman muatan bernilai tinggi, perjalanan laut menggunakan kapal feri atau roro adalah rutinitas yang tidak terpisahkan. Namun, ancaman kedaruratan di laut, seperti insiden terbakarnya kapal, membutuhkan kewaspadaan tinggi. Salah satu kejadian yang menjadi rujukan penting adalah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada hari Minggu (2/8). Kapal milik operator PT Atosim Lampung Pelayaran tersebut dilaporkan mengangkut sekitar 250 orang penumpang ketika musibah terjadi.

Bagi manajemen perusahaan ekspedisi dan sopir logistik, memahami langkah-langkah mitigasi dan tindakan saat keadaan darurat maritim sangatlah vital. Prosedur keselamatan yang tepat tidak hanya melindungi aset pengiriman, tetapi yang paling utama adalah menyelamatkan nyawa para pekerja. Berikut adalah panduan dan langkah-langkah penting yang dapat diambil berdasarkan evaluasi dari insiden kebakaran kapal tersebut.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & Transportasi

Halaman

Langkah pertama adalah memastikan kepatuhan terhadap penggunaan alat keselamatan diri segera setelah tanda bahaya diumumkan. Pada kejadian KM Mutiara Sentosa 2, terdapat tiga orang sopir ekspedisi logistik yang bertugas mengawal dua kendaraan paket berisi muatan logistik berukuran besar. Ketika api mulai membesar, ketiga sopir ini harus mengambil keputusan nekat untuk melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Beruntung, ketiganya telah mengenakan pelampung sebelum insiden mencapai titik kritis, sehingga proses evakuasi dengan melompat ke laut dapat dilalui dengan selamat.

Baca Juga

Duduk Perkara Kasus Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Vicky Prasetyo

Duduk Perkara Kasus Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Vicky Prasetyo

Langkah kedua, sopir ekspedisi harus mengantisipasi kendala alam yang dapat menghambat proses penyelamatan secara langsung. Dalam situasi darurat di perairan lepas, kapal evakuasi sering kali tidak dapat merapat langsung ke lambung kapal yang terbakar. Hal ini terjadi pada insiden di Madura tersebut, di mana kapal evakuasi terkendala oleh cuaca yang buruk serta gelombang ombak yang tinggi. Kondisi ini memaksa para penumpang untuk berani melompat ke laut agar bisa dijangkau dan dipindahkan ke kapal penyelamat.

Langkah ketiga adalah membangun sistem pelaporan dan komunikasi darurat yang terstruktur antara petugas di lapangan dan perwakilan ekspedisi. Komunikasi yang cepat sangat dibutuhkan untuk memantau status keselamatan pekerja. Dedi Mardiansyah, seorang perwakilan pihak ekspedisi yang berasal dari Makassar, menceritakan bahwa ia baru mendapatkan informasi mengenai kebakaran kapal pada jam 07.00 pagi ketika dirinya sedang berada di bandara. Padahal, kapal yang ditumpangi oleh para sopirnya tersebut sudah bertolak dari Surabaya menuju Makassar sejak Minggu (2/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Langkah keempat, manajemen ekspedisi di darat harus proaktif dan bersabar dalam memantau perkembangan informasi dari tim penyelamat. Setelah menerima kabar buruk di pagi hari, Dedi Mardiansyah harus menghadapi ketidakpastian yang cukup panjang mengenai nasib ketiga sopirnya. Kabar melegakan yang mengonfirmasi bahwa ketiga sopir logistik tersebut berhasil selamat baru diterimanya pada sore hari, tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB. Pemantauan berkala ini sangat bergantung pada proses koordinasi otoritas maritim yang sedang bekerja di lokasi kejadian.

Baca Juga

Langkah Penanganan Darurat Transportasi Laut Berdasarkan Kasus KMP Mutiara Sentosa 2

Langkah Penanganan Darurat Transportasi Laut Berdasarkan Kasus KMP Mutiara Sentosa 2

Langkah kelima, pahami alur koordinasi penyelamatan yang dilakukan oleh otoritas terkait saat kapal mengalami hilang kontak. Berdasarkan data yang ada, nakhoda kapal sempat memberikan laporan awal bahwa kebakaran terjadi di ujung utara Madura pada kisaran pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah laporan tersebut, komunikasi dengan nakhoda terputus total. Merespons hal ini, Kantor SAR Surabaya yang menerima informasi awal dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB, segera melakukan koordinasi lanjutan pada pukul 08.30 WIB untuk melacak posisi terakhir KMP Mutiara Sentosa 2.

Proses pencarian dan evakuasi kedaruratan laut melibatkan jaringan komunikasi yang luas antara berbagai instansi. Pada pukul 09.00 WIB, Pos SAR Sumenep berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget. Melalui komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB, posisi kapal akhirnya dipastikan berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Berkat upaya evakuasi yang masif, hingga pukul 21.00 WIB pada hari Minggu malam, total 236 penumpang telah dievakuasi, dengan rincian 231 orang dinyatakan selamat dan lima orang meninggal dunia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Manajemen Risikokeselamatan kerjaKM Mutiara Sentosa 2ekspedisi logistikevakuasi laut

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengelola Portofolio Investasi Saat Bursa Asia Melemah Akibat Sentimen GeopolitikPanduan Kinerja Keuangan dan Strategi Ekspansi PT VKTR Teknologi Mobilitas TbkDuduk Perkara Kasus Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Vicky PrasetyoRealisasi Kepemilikan Rumah Pertama Melalui Fasilitas KPR Subsidi BNIDinamika Ekonomi Pertahanan dan Ekspor Militer India ke IsraelDampak Kebakaran Hutan dan Penurunan Kapasitas Energi Terhadap Infrastruktur EropaCara Mengatur Ulang Anggaran Transportasi Bisnis Digital Pasca Penurunan Harga BBMMengupas Program Orientasi Kerja BPJS Ketenagakerjaan dan Fakta Pelatihan Berjalan di Atas Api

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap