tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Karier

Cara Menjaga Kinerja dan Menghindari Sanksi Mutasi di Lingkungan Badan Gizi Nasional

Ance ManoppoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 21.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menjaga Kinerja dan Menghindari Sanksi Mutasi di Lingkungan Badan Gizi Nasional
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kini menerapkan standar kedisiplinan yang sangat ketat bagi seluruh jajaran pegawainya. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara terbuka mengatakan bakal menyingkirkan orang-orang yang bekerja setengah hati dalam menjalankan program tersebut. Arahan tegas ini disampaikan oleh Sudaryono dalam sebuah apel mingguan yang diselenggarakan bersama para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pertemuan ini dilangsungkan secara virtual melalui platform Zoom pada hari Sabtu pagi, tanggal 1 Agustus. Bagi para pegawai yang terlibat dalam program ini, memahami cara menjaga kinerja dan kedisiplinan menjadi langkah krusial agar terhindar dari sanksi tegas yang telah disiapkan oleh pimpinan lembaga.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Langkah pertama untuk menjaga posisi Anda di lingkungan Badan Gizi Nasional adalah dengan menyadari tingginya persaingan kerja dan nilai dari jabatan yang Anda emban saat ini. Sudaryono menegaskan bahwa semua orang bisa diganti dari posisinya, termasuk dirinya sendiri dan semua orang yang hadir dalam instansi tersebut. Pimpinan BGN tersebut mengingatkan bahwa masih ada jutaan orang di luar sana yang sangat menginginkan posisi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), khususnya untuk jabatan kepala dapur SPPG. Kesadaran akan ketatnya persaingan ini harus dijadikan motivasi utama bagi para pegawai untuk selalu memberikan dedikasi penuh dan tidak bekerja dengan setengah hati dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Baca Juga

KPK Limpahkan Surat Dakwaan Eks Menag Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan Tipikor

KPK Limpahkan Surat Dakwaan Eks Menag Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan Tipikor

Langkah kedua yang wajib diperhatikan adalah menjaga tingkat kehadiran dalam setiap agenda resmi lembaga, terutama pada acara apel mingguan. Kehadiran dalam apel mingguan bukan sekadar formalitas, melainkan indikator utama kedisiplinan kerja yang dipantau langsung oleh pimpinan. Dalam apel mingguan yang digelar pada hari Sabtu pagi tersebut, Sudaryono secara khusus meminta agar para kepala SPPG yang tidak hadir untuk segera dicatat. Ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas akan langsung menjadi catatan buruk bagi rekam jejak kepegawaian. Oleh karena itu, memastikan kehadiran tepat waktu dalam setiap rapat koordinasi, baik secara fisik maupun melalui Zoom, merupakan langkah penting untuk mengamankan posisi Anda.

Langkah ketiga adalah memahami dan menghindari akumulasi sanksi administratif yang telah disiapkan bagi para pelanggar disiplin. Kepala BGN menyatakan bahwa pihak yang tidak hadir dalam apel mingguan tanpa ada alasan untuk ketidakhadirannya akan diberikan surat peringatan. Untuk merealisasikan sanksi ini, Sudaryono telah memberikan instruksi langsung kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM). Karo SDM ditugaskan untuk segera memberikan surat peringatan kepada para kepala SPPG yang mangkir dari kewajiban apel mingguan. Menghindari surat peringatan ini sangat penting karena sanksi tersebut merupakan gerbang awal menuju tindakan pendisiplinan yang jauh lebih berat bagi para pegawai P3K di lingkungan BGN.

Baca Juga

Strategi Ekspansi Jaringan Organisasi dan Tinjauan Ekonomi Lokal di Nusa Tenggara Timur

Strategi Ekspansi Jaringan Organisasi dan Tinjauan Ekonomi Lokal di Nusa Tenggara Timur

Langkah keempat untuk mempertahankan karier di program Makan Bergizi Gratis adalah dengan memahami konsekuensi lanjutan dari surat peringatan, yaitu sanksi mutasi. Sudaryono memperingatkan bahwa setelah pemberian surat peringatan, langkah berikutnya yang dapat diambil oleh lembaga adalah melakukan mutasi kerja. Para kepala SPPG yang dinilai tidak disiplin dan menerima surat peringatan dapat dimutasi atau dipindahkan ke lokasi mana pun sesuai dengan keputusan BGN. Pimpinan BGN mengingatkan agar tidak ada pegawai yang merasa dirinya tidak bisa tergantikan di posisi saat ini. Menjaga catatan kehadiran tetap bersih dan bekerja dengan sepenuh hati adalah satu-satunya cara untuk menghindari sanksi mutasi dan pencopotan di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisBGNSudaryonoSPPGP3K

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Mendapatkan Kasur Berkualitas dengan Harga Diskon di TransmartArah Regulasi dan Peluang Investasi Energi Baru Terbarukan di IndonesiaRincian Pelaksanaan dan Penutupan Turnamen Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026Cara Menghemat Biaya Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Menggunakan Transjabodetabek Rute Blok MPanduan Program Sekolah Rakyat di Biak Numfor untuk Pemerataan PendidikanPanduan Mengasah Nalar Kritis Mahasiswa Baru dalam Merespons Tantangan Lapangan Kerja dan Isu SosialKPK Limpahkan Surat Dakwaan Eks Menag Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan TipikorStrategi Ekspansi Jaringan Organisasi dan Tinjauan Ekonomi Lokal di Nusa Tenggara Timur

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap