tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Cara Pelaku Usaha Daerah Memahami Ancaman Devide et Impera pada Perekonomian Nasional

Andi SompaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 01.27 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Pelaku Usaha Daerah Memahami Ancaman Devide et Impera pada Perekonomian Nasional
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Bagi para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di sektor perekonomian, memahami dinamika politik dan keamanan nasional adalah salah satu cara utama untuk menjaga stabilitas bisnis. Salah satu wawasan penting mengenai tantangan ekonomi ini baru saja disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Untuk mengetahui bagaimana cara mengenali ancaman terhadap potensi ekonomi daerah, para pengusaha dapat mencermati pidato yang disampaikan oleh Presiden di hadapan Kamar Dagang dan Industri Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kadin

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
. Pertemuan strategis ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, sekitar 150 pengusaha tampak hadir di Istana Kepresidenan Jakarta untuk mendengarkan arahan langsung mengenai tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini. Kehadiran para pelaku bisnis ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman luar yang mengincar potensi domestik.

Langkah pertama bagi para pengusaha untuk melindungi kepentingan ekonomi mereka adalah dengan menyadari bahwa ancaman dari luar masih sangat nyata. Presiden Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, menegaskan bahwa politik pecah belah atau devide et impera masih terjadi hingga saat ini. Beliau mengingatkan bahwa taktik adu domba ini bukanlah sekadar cerita yang tertulis di dalam buku-buku sejarah, melainkan sebuah realitas yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Taktik ini digunakan oleh banyak pihak yang ingin mengadu domba bangsa. Tujuan utama dari pihak-pihak yang memancing keributan ini adalah untuk mengambil keuntungan dari sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia. Oleh karena itu, para pelaku ekonomi harus selalu waspada terhadap isu-isu yang dapat memecah belah konsentrasi pembangunan.

Baca Juga

Peluang Bantuan Perumahan dan Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Malang

Peluang Bantuan Perumahan dan Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Malang

Langkah kedua dalam memahami panduan perlindungan ekonomi ini adalah dengan mengambil pelajaran dari negara-negara lain. Presiden Prabowo memaparkan bahwa negara-negara yang kaya akan sumber daya alam sering kali terlihat seperti mendapat sebuah kutukan. Hal ini dikarenakan kekayaan tersebut menjadikan mereka sebagai sasaran bagi pihak-pihak yang mencari untung lewat cara memancing keributan. Sebagai contoh nyata, beliau menunjuk kawasan Timur Tengah. Kawasan tersebut dikenal kaya akan sumber daya alam berupa minyak, gas, dan mineral. Namun, di sana berkecamuk perang yang berlangsung hingga ratusan tahun. Pemahaman terhadap contoh kasus ini sangat penting bagi para pengusaha daerah agar mereka dapat melihat pola ancaman yang mengincar wilayah dengan kekayaan alam melimpah.

Langkah ketiga yang perlu diperhatikan oleh komunitas bisnis adalah memahami akar penyebab mengapa Indonesia menjadi incaran. Sebagai seorang mantan menteri pertahanan, Prabowo Subianto menyatakan bahwa berdasarkan hukum manusia dan hukum alam, kekayaan akan menimbulkan rasa iri. Karena Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, bangsa ini selalu menjadi sasaran selama ratusan tahun. Rasa iri inilah yang mendorong pihak-pihak tertentu untuk melakukan intervensi demi menguasai potensi ekonomi nusantara. Dengan menyadari posisi strategis dan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia, para pelaku usaha di tingkat daerah diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.

Baca Juga

Kisah Caroline Nababan, Meraih Medali Emas ASMC 2026 dan Dukungan Pendidikan dari Gubernur Sumatera Utara

Kisah Caroline Nababan, Meraih Medali Emas ASMC 2026 dan Dukungan Pendidikan dari Gubernur Sumatera Utara

Langkah terakhir untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal adalah melalui diskusi yang intensif antar-pelaku usaha dari berbagai wilayah. Hal ini terlihat dari antusiasme para pemimpin bisnis yang hadir dalam pertemuan di Istana Negara. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakire, menyampaikan bahwa seluruh pimpinan Kadin yang berasal dari 38 provinsi turut menghadiri undangan Presiden Prabowo tersebut. Kehadiran perwakilan dari seluruh provinsi ini memiliki tujuan yang jelas. Mereka datang karena ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah. Melalui kolaborasi antar-pengusaha daerah ini, perekonomian diharapkan dapat tumbuh secara optimal dan terlindungi dari upaya pihak luar yang ingin mengambil keuntungan melalui taktik adu domba.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEkonomi DaerahKadinDevide et ImperaAnindya Novyan Bakire

Berita Terbaru Lainnya

Dampak Keputusan Suku Bunga Bank Sentral AS terhadap Pergerakan BitcoinDampak Konflik Maritim Global Terhadap Rantai Pasok dan Harga KomoditasMemahami Digitalisasi Rantai Pasok Terminal LPG Tanjung Sekong untuk Efisiensi DistribusiIntegrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk Akurasi Bantuan SosialPeluang Bantuan Perumahan dan Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota MalangKisah Caroline Nababan, Meraih Medali Emas ASMC 2026 dan Dukungan Pendidikan dari Gubernur Sumatera UtaraPanduan Kepatuhan Regulasi dan Pengurusan Izin Gedung Sewa Berdasarkan Kasus di BantulHoegeng Awards 2026 Kolaborasi CT Corp dan Polri Mengapresiasi Dedikasi Anggota Kepolisian

Paling Banyak Dibaca

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

Ekonomi Digital & Pendapatan

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

31 Jul 2026

Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Faktor Penentu Kebijakan Global

Ekonomi & Keuangan

Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Faktor Penentu Kebijakan Global

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip LitilolyManajemen & Kepemimpinan 路 1 Agu 2026
  2. 2Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  3. 3Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKDProfesi & Regulasi 路 31 Jul 2026
  4. 4Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi DigitalEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan InflasiEkonomi Digital & Pendapatan 路 31 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap