Dinamika perekonomian dunia saat ini tengah diwarnai oleh tingkat ketidakpastian global yang masih sangat tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera mereda. Kondisi makroekonomi yang fluktuatif ini secara langsung menghadirkan tantangan tersendiri bagi berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, yang perekonomiannya terintegrasi erat dengan sistem perdagangan dan keuangan internasional. Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, secara khusus menyoroti bahwa ketidakpastian yang berkelanjutan ini mengharuskan adanya kewaspadaan ekstra dan langkah mitigasi yang terukur dari seluruh pemangku kepentingan di dalam negeri. Pernyataan penting mengenai proyeksi ekonomi makro dan langkah antisipasi strategis ini disampaikan oleh Destry secara daring dalam acara Editor Briefing yang diselenggarakan di Parapat pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Pemahaman yang komprehensif mengenai situasi global ini dinilai sangat krusial agar stabilitas perekonomian nasional tetap dapat dipertahankan dengan baik.








