Sebagian masyarakat kerap mengeluhkan data desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka yang sebenarnya di lapangan. Ketidaksesuaian penetapan desil ini berdampak langsung pada status kepesertaan masyarakat dalam program bantuan sosial, sehingga ada warga yang semestinya berhak justru tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik (BPS), Zulkipli, menjelaskan langkah yang dapat diambil masyarakat untuk memeriksa sekaligus mengajukan perbaikan data. Warga dapat mengecek status kepesertaan mereka sebagai penerima bantuan sosial secara mandiri melalui fasilitas pengecekan bansos yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Langkah Pengajuan dan Bantuan di Kelurahan
Apabila masyarakat merasa tidak yakin atau menilai posisi desil yang tercantum dalam daftar tidak mencerminkan kondisi riil, mereka dapat memanfaatkan fasilitas cek bansos dari Kemensos tersebut. Di dalam platform tersebut, warga dapat mengisi pertanyaan-pertanyaan yang disediakan guna proses peninjauan ulang data.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Bagi warga yang membutuhkan bantuan teknis maupun pendampingan selama proses pengisian formulir, Zulkipli menyarankan untuk langsung mendatangi kantor kelurahan terdekat. Pihak kelurahan memiliki petugas serta fasilitas yang siap membantu masyarakat menyelesaikan proses pengisian data yang diperlukan.
Proses Verifikasi dan Pemutakhiran DTSEN
Seluruh data perbaikan yang diajukan oleh masyarakat untuk diverifikasi akan diproses dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. BPS sendiri secara berkala menerbitkan penetapan data desil yang baru setiap tiga bulan sekali.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Desil sendiri merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dihimpun ke dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Basis data DTSEN ini berfungsi sebagai salah satu rujukan utama bagi pemerintah dalam menetapkan sasaran berbagai program bantuan. BPS menegaskan bahwa DTSEN akan terus dimutakhirkan secara berkelanjutan agar data sosial ekonomi masyarakat semakin akurat dan sesuai dengan kondisi nyata.






