tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Disparpora Bone Bolango Batasi Operasional Wisata Akibat Cuaca Ekstrem

Ance ManoppoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.18 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Disparpora Bone Bolango Batasi Operasional Wisata Akibat Cuaca Ekstrem
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Sektor pariwisata di Kabupaten Bone Bolango saat ini tengah menghadapi tantangan operasional yang memengaruhi tingkat kunjungan pelancong. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bone Bolango bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah menyepakati sejumlah langkah antisipasi terkait operasional tempat wisata. Keputusan strategis ini diambil sebagai respons langsung atas terjadinya penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Penurunan tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat, yang secara tidak langsung berdampak pada keberlangsungan perputaran ekonomi di sektor pariwisata daerah.

Cuaca ekstrem yang memengaruhi operasional pariwisata ini berupa suhu udara panas dan embusan angin kencang. Berdasarkan pantauan di lapangan, suhu panas yang melanda daerah tersebut secara rata-rata hampir mencapai 30 derajat Celsius. Kondisi suhu yang tinggi ini mulai memicu terjadinya kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bone Bolango. Dampak dari kekeringan tersebut sangat terlihat pada operasional destinasi wisata yang berbasis air, seperti Danau Perintis dan Pemandian Lombongo. Pada kedua lokasi wisata air ini, tingkat penurunan debit air terpantau sudah sangat jauh dari kondisi normal, sehingga memengaruhi daya tarik destinasi.

Guna memitigasi dampak lebih lanjut terhadap sektor pariwisata, Kepala Disparpora Bone Bolango, Muhammad Yamin Abbas, langsung mengambil langkah cepat. Disparpora melakukan koordinasi intensif dengan Pokdarwis untuk merumuskan kebijakan operasional yang tepat. Salah satu pertemuan koordinasi tersebut dilaksanakan langsung di lokasi wisata Hiu Paus Botubarani. Rapat penting ini turut dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Dinas serta Kepala Bidang Pariwisata untuk memastikan langkah antisipasi dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Baca Juga

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Dari hasil pertemuan tersebut, dicapai sebuah kesepakatan krusial mengenai penyesuaian jam operasional demi alasan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Poin utama yang disepakati adalah pemberlakuan larangan masuk ke objek wisata yang dinilai rawan. Aturan pelarangan ini mulai diberlakukan pada pukul 10.00 WITA hingga sore hari. Pembatasan akses masuk ini merupakan langkah antisipasi operasional yang tidak bisa dihindari mengingat ancaman dari faktor angin kencang dan suhu panas ekstrem yang dapat membahayakan para wisatawan apabila tetap memaksakan diri untuk berkunjung pada rentang waktu tersebut.

Perubahan jam operasional dan kondisi cuaca ekstrem ini secara langsung mengubah pola aktivitas wisata di wilayah tersebut. Saat ini, kawasan wisata pantai terpantau hanya ramai dikunjungi oleh pelancong pada pagi hari, tepatnya mulai pukul 06.00 WITA sampai dengan pukul 07.00 WITA. Ketika waktu memasuki pukul 08.00 WITA hingga sore hari, volume aktivitas wisata mulai mengalami penurunan secara berkala. Situasi yang sama juga terjadi pada sektor wisata bahari, di mana tingkat kunjungan wisatawan berkurang secara drastis setelah melewati pukul 08.00 WITA atau pukul 09.00 WITA.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Selain tantangan operasional akibat suhu panas, keselamatan wisatawan di area pesisir juga terancam oleh faktor angin kencang yang sulit diprediksi. Memasuki waktu di atas pukul 11.00 WITA, embusan angin kencang kerap terjadi dan memicu kemunculan gelombang laut yang tinggi. Kondisi gelombang tinggi ini sangat membahayakan keselamatan para pengunjung maupun pelaku usaha pariwisata di sekitar pantai. Menyikapi ancaman ini, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat luas, khususnya mereka yang bermukim di pesisir pantai dan yang memanfaatkan fasilitas laut, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan selama anomali cuaca berlangsung.

Dengan adanya pembatasan operasional di kawasan pantai dan wisata bahari pada siang hari, pergerakan para wisatawan pun mengalami pergeseran titik kumpul. Pada sore hari, pergerakan wisatawan praktis menjadi terpusat di kawasan wisata Danau Perintis. Langkah antisipasi operasional yang diinisiasi oleh Disparpora dan Pokdarwis ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko keselamatan sekaligus mempertahankan stabilitas sektor pariwisata di Kabupaten Bone Bolango di tengah tantangan cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PariwisataBone BolangoCuaca EkstremDisparporaDanau PerintisHiu Paus Botubarani

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap