Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menyelesaikan agenda jemput bola layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim tanggap bencana diterjunkan langsung untuk memastikan warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan dapat segera memperoleh penggantian di lokasi.
Layanan tanggap bencana ini dipimpin langsung oleh Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional Ditjen Dukcapil, Handayani Ningrum. Tim Kemendagri membawa perangkat kerja perekaman dan pencetakan lengkap beserta personel pendamping guna memperkuat kapasitas Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai dalam melayani warga di lapangan.
Pada Rabu (26/8), pelayanan yang memasuki hari ketiga difokuskan di Desa Longko, Kecamatan Waeri'i. Sejak pukul 09.00 hingga 15.50 WITA, posko layanan didatangi warga setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Warga mengurus pencetakan ulang berkas yang rusak akibat bencana maupun penerbitan dokumen baru.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Dalam rentang waktu sekitar tujuh jam di Desa Longko, petugas menuntaskan 188 dokumen kependudukan. Rincian dokumen yang diterbitkan mencakup 59 lembar Kartu Keluarga (KK), pencetakan 59 keping KTP elektronik (KTP-el), perekaman 23 KTP-el baru, 35 Kutipan Akta Kelahiran, 8 Akta Perkawinan, 2 Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI), 1 Akta Kematian, serta 1 pergantian foto KTP-el.
Capaian di Kecamatan Waeri'i tersebut melengkapi rangkaian aksi cepat Ditjen Dukcapil di wilayah Manggarai. Secara kumulatif, total layanan dokumen adminduk yang diselesaikan selama tiga hari operasi penanganan pascabencana di Kabupaten Manggarai mencapai 758 layanan.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai, Yakobus Baggut, mengapresiasi langkah responsif Kemendagri yang turun langsung membawa peralatan cetak ke wilayah terdampak sehingga kebutuhan identitas hukum masyarakat cepat teratasi. Setelah menuntaskan agenda di Desa Longko, tim tanggap bencana Ditjen Dukcapil bertolak melalui jalur darat menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebelum dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Kamis (27/8).






