Pemerintah tengah menyiapkan sebanyak enam daerah di Jawa Timur untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan keunggulan yang berbeda-beda. Kawasan yang tergabung dalam kesatuan wilayah Pawitandirogo tersebut terdiri dari Pacitan, Ngawi, Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Ponorogo. Rencana terpadu pembentukan kawasan ekonomi ini dibahas dalam forum Sarasehan Kemerdekaan Pawitandirogo 2026 di Madiun pada Jumat (21/8), yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi industri, hingga komunitas kreatif.
Arah pengembangan KEK di wilayah Pawitandirogo diarahkan untuk berkembang melalui sektor pariwisata, agroforestri, dan ekonomi kreatif digital. Pemilihan sektor-sektor unggulan ini didasarkan pada pertimbangan bentang alam setempat. Karakter geografis wilayah pegunungan Selingkar Wilis dan Lereng Lawu dinilai tidak cocok apabila digunakan untuk industri manufaktur berskala besar maupun kawasan persawahan. Oleh karena itu, penguatan pada sektor pariwisata, agroforestri, dan ekonomi kreatif diposisikan sebagai pengungkit utama bagi potensi ekonomi setempat.
Dalam skema pengembangannya, masing-masing daerah di Pawitandirogo memiliki pembagian peran yang spesifik. Kabupaten Ngawi diarahkan menjadi Northern Gateway yang berfokus pada pengembangan sektor agrobisnis, logistik, dan industri pengolahan. Sementara itu, Kabupaten Magetan akan berperan sebagai Specialty Production yang ditopang oleh potensi pariwisata dan hortikultura. Kota Madiun bersama Kabupaten Madiun diproyeksikan menjadi Industrial & Service Core sekaligus menjadi pusat perdagangan, aktivitas logistik, dan penyiapan talenta.
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Disertai Suara Dentuman

Untuk wilayah selatan, Kabupaten Ponorogo dikembangkan sebagai basis Agro & Production dengan menitikberatkan pada sektor pariwisata budaya, pertanian, serta industri kreatif. Adapun Kabupaten Pacitan mengambil peran sebagai Southern Value-Addition dengan mengandalkan potensi pariwisata bahari, sektor perikanan, serta logistik jalur selatan. Guna menggerakkan ekosistem lokal, Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi akses pendanaan, pembukaan pasar, dan hak kekayaan intelektual melalui aktivasi program Desa Kreatif dan Creative Hub.
Pengembangan kawasan ini turut ditopang oleh percepatan pembenahan infrastruktur transportasi. Salah satu infrastruktur prioritas yang didorong pemerintah adalah percepatan reaktivasi jalur kereta api Madiun-Slahung di Ponorogo guna memperkuat konektivitas kawasan sekaligus memangkas biaya logistik, di mana anggaran untuk reaktivasi tersebut telah disiapkan. Pada tingkat daerah, pembiayaan inovatif juga mulai berjalan, seperti di Kabupaten Madiun yang mengimplementasikan skema KPBU Alat Penerangan Jalan (APJ) bernilai investasi Rp113,5 miliar untuk 7.459 titik selama masa konsesi 10 tahun 9 bulan.
Ye Live in Jakarta Diproyeksi Tarik 15 Ribu Wisman, Hotel dan Kuliner Berpotensi Bergeliat

Agar perencanaan tersebut segera terwujud secara terukur, Himpunan Kawasan Industri (HKI) menargetkan penyusunan dokumen Pawitandirogo Investment Readiness Blueprint dalam kurun waktu 90 hari pertama. Cetak biru kesiapan investasi ini disusun secara komprehensif dan akan memuat berbagai aspek penting, mulai dari pemetaan rantai pasok, penyiapan lahan, integrasi rencana tata ruang wilayah, hingga pemenuhan proses perizinan AMDAL bagi kawasan.






