tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Hashim, Ada 22 Juta Keluarga Punya Rumah Tidak Layak

Lidya RumbayanDiterbitkan 2 Sep 2026 - 01.11 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hashim, Ada 22 Juta Keluarga Punya Rumah Tidak Layak
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Kebutuhan hunian layak di Indonesia saat ini diperkirakan berada di kisaran 20 juta hingga 27 juta rumah. Angka tersebut mencakup masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal maupun kalangan yang masih menempati hunian tidak layak huni. Hingga kini, data estimasi kebutuhan perumahan tersebut masih dalam proses finalisasi oleh pemerintah.

Ketua Satuan Tugas Perumahan sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI), Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa pemenuhan hunian layak masih menjadi salah satu tantangan besar dalam sektor perumahan nasional. Berdasarkan data yang tengah dikaji, terdapat sekitar 9 juta keluarga di Indonesia yang tercatat belum memiliki rumah layak. Di sisi lain, jumlah keluarga yang sudah memiliki rumah tetapi bangunannya tergolong tidak layak huni mencapai lebih dari 22 juta keluarga.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Tantangan penyediaan hunian ini tidak sepenuhnya dapat diselesaikan hanya melalui instrumen perbankan komersial. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan bahwa tidak semua segmen masyarakat dapat mengakses skema pembiayaan perumahan seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Keterbatasan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor kelayakan, salah satunya adalah faktor usia calon penerima manfaat yang dinilai sudah tidak memungkinkan untuk mencicil atau mengambil kredit jangka panjang.

Sebagai langkah penanganan bagi kelompok nonkomersial, penyediaan hunian turut disalurkan melalui program perumahan sosial dan kemanusiaan. Melalui inisiatif program Rumah Cahaya, Yayasan PHSI dengan dukungan dari BTN telah membangun sebanyak 30 rumah yang diperuntukkan bagi para pahlawan Indonesia dan keluarga pahlawan.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Selain program Rumah Cahaya, BTN juga mencatat kontribusi nyata dalam penanganan hunian masyarakat rentan. Sepanjang periode 2022 hingga 2026, BTN telah mendukung pembangunan maupun kegiatan renovasi terhadap 477 rumah sosial. Program bantuan rumah sosial tersebut secara spesifik menyasar keluarga prasejahtera, masyarakat berpenghasilan rendah, kalangan nelayan, petani di wilayah pesisir, serta kelompok masyarakat yang terdampak oleh bencana alam.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BTNHashim Djojohadikusumo

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap