Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ijen kini diperkuat dengan pengerahan satu unit helikopter water bombing. Armada udara tersebut sebelumnya bertugas menangani karhutla di Gunung Semeru sebelum akhirnya dialihkan ke Ijen menyusul berakhirnya operasi di Semeru.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan bahwa langkah perbantuan udara ini diambil setelah adanya surat permohonan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta surat tanggap darurat yang diterbitkan oleh Bupati Banyuwangi.
Helikopter water bombing tersebut dipindahkan ke Banyuwangi dan mulai beroperasi dari wilayah Bondowoso sejak Minggu (6/9). Pada hari pertama operasi, armada ini telah merampungkan dua kali sorti penyiraman air dari udara, dengan kapasitas muatan masing-masing sorti mencapai 1 ton air.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Fokus Titik Api dan Kendala Cuaca
Penanganan karhutla Gunung Ijen difokuskan pada dua wilayah utama yang mencakup perbatasan dua kabupaten, yaitu kawasan Gunung Merapi Ungup-ungup di Desa Taman Sari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, serta Dusun Curah Macan di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.
Hingga saat ini, luas area terdampak kebakaran tercatat mencapai 20 hektare. Angka tersebut masih bersifat sementara mengingat tim di lapangan belum melakukan pemetaan ulang akibat kondisi medan.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Proses pemadaman, baik oleh tim darat maupun melalui jalur udara, menghadapi tantangan berat berupa kontur tebing yang curam serta embusan angin kencang. Perubahan cuaca yang kerap terjadi secara tiba-tiba di sekitar lereng pegunungan turut mengganggu stabilitas operasional helikopter saat melakukan water bombing.
Setelah beroperasi pada Minggu, kegiatan penyiraman udara sempat dihentikan sementara pada Senin (7/9) untuk menjalani prosedur perawatan rutin armada. Operasi pemadaman jalur udara di kawasan Gunung Ijen dijadwalkan kembali berlanjut pada Selasa (8/9).






