tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Global

Houthi Serang Arab Saudi Habis-habisan, Minyak Dunia di Ujung Tanduk

Wahyu SuryaniDiterbitkan 14 Sep 2026 - 06.22 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Houthi Serang Arab Saudi Habis-habisan, Minyak Dunia di Ujung Tanduk
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Harga minyak mentah dunia melonjak menembus level US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli, dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul serangan intensif milisi Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi. Di Amerika Serikat, lonjakan harga energi ini mendorong harga eceran bahan bakar solar mencetak rekor baru di atas US$6,2 per galon.

Krisis pasokan global kian mengkhawatirkan setelah serangan pesawat nirawak melumpuhkan jalur pipa minyak strategis sepanjang 1.200 kilometer yang membentang dari timur ke barat Semenanjung Arab. Jalur pipa krusial ini selama bertahun-tahun menjadi rute utama bagi pengiriman minyak mentah kawasan Teluk ke pasar internasional tanpa harus melintasi Selat Hormuz.

Cadangan Yanbu Menipis dan Ancaman 4% Pasokan Global

Menyusul terhentinya aliran pipa timur-barat tersebut, Arab Saudi kini bergantung pada stok cadangan di pelabuhan Yanbu yang berada di pesisir Laut Merah. Menurut data pedagang dan pembeli minyak, persediaan di Yanbu diperkirakan hanya sanggup menopang ekspor minyak Saudi selama lima hingga tujuh hari jika perbaikan belum rampung. Setelah stok tersebut habis, sebanyak 4% pasokan minyak dunia berpotensi mengalami gangguan langsung.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Eskalasi di perairan turut memperparah ketidakpastian jalur distribusi energi. Di hari penyerangan pipa, milisi Houthi berhasil merebut Pulau Perim yang berlokasi di tengah Selat Bab el-Mandeb.

Di titik perlintasan lainnya, Badan Keamanan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal terbakar dan seluruh awaknya harus dievakuasi setelah terkena proyektil di Selat Hormuz. Otoritas Iran juga melaporkan insiden serangan terhadap kapal komersial mereka di lepas pantai kawasan, yang menewaskan satu orang serta melukai empat awak kapal.

Diplomasi Mandek dan Respons Internasional

Upaya peredaman konflik melalui meja perundingan menghadapi kebuntuan. Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi mengumumkan bahwa agenda pertemuan regional antara Iran dan negara-negara Arab Teluk terpaksa ditunda demi kepentingan konsensus. Sementara itu, Bahrain menyatakan menolak hadir dalam pertemuan dengan pejabat Iran.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Dalam wawancara bersama media Al-Arabi Al-Jadeed, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali sampai Amerika Serikat memenuhi tuntutan pihak Teheran.

Dari sisi pertahanan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah menghubungi Presiden AS Donald Trump untuk meminta bantuan militer langsung guna menghadapi ancaman Houthi. Namun, pemerintah Amerika Serikat untuk saat ini membatasi keterlibatannya pada pemberian dukungan intelijen. Trump menyatakan bahwa milisi Houthi telah menghubungi Washington agar tidak ikut campur dalam perang Yaman, setelah sebelumnya AS sempat melancarkan serangan udara selama dua bulan terhadap kelompok tersebut pada 2025.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Arab SaudiSelat Hormuz

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap