Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri terus berupaya memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan sosial agar dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara tepat dan efisien. Salah satu langkah konkret yang kini tengah didorong secara intensif oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, adalah percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang juga dikenal luas sebagai e-government. Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kendala akurasi data yang selama ini kerap menjadi hambatan dalam pendistribusian berbagai program bantuan sosial di tanah air. Pemanfaatan teknologi digital ini dinilai sebagai instrumen penting untuk meminimalkan potensi kesalahan sasaran.








