PT Kereta Api Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai KAI, tengah mengambil langkah strategis dengan mulai mematangkan proyek peningkatan kapasitas untuk layanan KRL Commuter Line. Fokus utama dari proyek pengembangan ini diarahkan pada KRL Green Line yang melayani rute perjalanan dari Tanah Abang hingga Rangkasbitung. Saat ini, proyek peningkatan kapasitas perkeretaapian tersebut telah memasuki tahap finalisasi desain. Langkah finalisasi desain ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rencana pengembangan infrastruktur di rute Tanah Abang-Rangkasbitung dapat berjalan dengan matang dan sesuai dengan kebutuhan teknis di lapangan. KAI berupaya agar segala persiapan perencanaan ini matang sebelum beralih ke tahap implementasi fisik.
Direktur Utama (Dirut) KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan informasi penting mengenai rincian pelaksanaan proyek peningkatan kapasitas ini. Menurut penjelasan dari Bobby Rasyidin, proyek pengembangan untuk KRL Green Line rute Tanah Abang-Rangkasbitung tersebut akan dilaksanakan melalui tiga tahap pengerjaan yang terstruktur. Pembagian rencana kerja menjadi tiga tahap ini ditujukan agar proses peningkatan kapasitas dapat berjalan secara bertahap dan teratur. Melalui pembagian tahapan yang jelas ini, KAI berharap pengerjaan proyek dapat berjalan optimal untuk meningkatkan kapasitas perjalanan kereta api di jalur tersebut.
KAI Pastikan Perawatan Tujuh KRL Rampung Bertahap hingga Oktober 2026

Pada pelaksanaan tahap pertama dari tiga tahap yang direncanakan, KAI akan memberikan perhatian penuh dan berfokus pada perbaikan serta pengembangan infrastruktur kelistrikan. Pembangunan dan penguatan infrastruktur kelistrikan ini diposisikan sebagai fondasi utama yang sangat penting bagi keseluruhan proyek. Fondasi kelistrikan yang kuat ini nantinya akan menjadi dasar yang mendukung peningkatan kapasitas perjalanan KRL di rute Tanah Abang-Rangkasbitung. KAI menilai bahwa peningkatan kapasitas daya listrik merupakan prasyarat mutlak yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebagai langkah awal sebelum melangkah ke tahap-tahap pengembangan berikutnya.
Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok, Dorong Transformasi Green Port

Sebagai langkah konkret pada tahap pertama ini, KAI berencana untuk melakukan penambahan sebanyak lima gardu listrik di sepanjang jalur KRL Green Line rute Tanah Abang-Rangkasbitung. Penambahan lima gardu listrik ini difungsikan secara khusus agar kapasitas daya listrik di jalur tersebut dapat mengalami kenaikan terlebih dahulu. Dengan tersedianya pasokan listrik yang lebih besar melalui kehadiran lima gardu baru ini, infrastruktur kelistrikan KRL Green Line diharapkan akan siap sepenuhnya untuk mendukung peningkatan kapasitas perjalanan kereta api. Langkah penambahan gardu listrik ini menjadi bukti keseriusan KAI di bawah kepemimpinan Dirut Bobby Rasyidin dalam memperkuat sistem kelistrikan sebagai fondasi utama proyek peningkatan rute Tanah Abang-Rangkasbitung.






