Perjalanan malam yang semula lancar berubah menjadi insiden tragis di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Tabrakan fatal antara sebuah minibus Toyota Hiace dan truk pengangkut gipsum menewaskan empat orang serta melukai tujuh orang lainnya pada Jumat (11/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Peristiwa tersebut berlangsung di KM 687+200 jalur B saat cuaca cerah dan arus lalu lintas terpantau lancar. Kendaraan Toyota Hiace bernomor polisi H-7497-OQ yang melaju dari arah Surabaya menuju Surakarta diduga kehilangan kendali akibat pengemudi yang mengantuk, sebelum akhirnya menabrak bagian belakang truk bernopol R-8187-OT.
Kronologi dan Kondisi di Lokasi Kejadian
Kepala Unit Patroli Jalan Raya (Kanit PJR) Ditlantas Polda Jatim AKP Sudirman menyampaikan bahwa benturan terjadi saat minibus oleng ke sisi kiri lajur.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga oleng ke kiri menabrak bak kendaraan Truck bermuatan gipsum Nopol R-8187-OT yang berada di depannya," ujar AKP Sudirman.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Kerasnya benturan mengakibatkan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah di bagian bodi dan berhenti melintang di lajur cepat menghadap ke arah barat. Di sisi lain, truk bermuatan gipsum bertahan di lajur lambat dengan arah hadap yang sama.
Identitas Korban dan Kerugian Materiil
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang penumpang di dalam minibus Toyota Hiace meninggal dunia. Keempat korban meninggal teridentifikasi sebagai warga Jawa Tengah, yakni Kukuh Bimbing (22) asal Karanganyar, Dwi Raharjanto (49) asal Klaten, Tendi Anggoro (28) asal Wonogiri, dan Prawoto (55) asal Sukoharjo.
Pengemudi Toyota Hiace, Eko Budianto Setiawan (38), warga Kota Serang, Banten, mengalami luka ringan. Enam penumpang minibus lainnya juga menderita luka ringan, yaitu Yudha (26), Lidia Yustika (28), Edi Mursito (55), Ismaya Salindri (35), Ghofur Y Saputra (37), dan Sunarto (46).
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kondisi berbeda dialami oleh awak truk bermuatan gipsum. Pengemudi truk, Muhar (55), bersama penumpangnya, Arif Purwanto (16), asal Purbalingga, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka fisik.
Total kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Sementara itu, nilai kerugian atas fasilitas jalan tol yang terdampak masih berada dalam proses penghitungan oleh pihak berwenang.






