tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

Kemenhut Konfirmasi Orang Utan 'Sempurna' Mati Diduga Akibat Asap

Andi SompaDiterbitkan 4 Sep 2026 - 06.19 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenhut Konfirmasi Orang Utan 'Sempurna' Mati Diduga Akibat Asap
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kematian satu individu orang utan kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Sempurna di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Satwa dilindungi tersebut dilaporkan mati setelah mengalami gangguan pernapasan parah yang diduga kuat berkaitan dengan paparan asap.

Berdasarkan keterangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, indikasi awal menunjukkan bahwa penurunan kondisi fisik satwa liar tersebut dipicu oleh kabut asap yang mengganggu sistem pernapasannya di habitat aslinya.

Kronologi Penyelamatan di Dusun Sempurna

Upaya penanganan bermula ketika BKSDA Kalimantan Barat bersama Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) menerima laporan dari masyarakat pada 30 Agustus 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas segera menuju lokasi di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Saat ditemukan di lapangan, kondisi Sempurna sudah sangat lemah dengan tanda-tanda kesulitan bernapas yang nyata. Tim penyelamat langsung memberikan tindakan medis darurat berupa terapi oksigen serta pemberian cairan melalui infus intravena guna menstabilkan kondisi satwa. Setelah penanganan awal di lokasi selesai, Sempurna dievakuasi menuju pusat rehabilitasi YIARI sekitar pukul 11.30 WIB.

Kondisi Memburuk dan Hasil Pemeriksaan Nekropsi

Kondisi kesehatan orang utan tersebut kembali menurun secara drastis dalam perjalanan perawatan. Sekitar pukul 14.00 WIB, napas Sempurna terpantau semakin dangkal dan saturasi oksigen dalam tubuhnya tidak lagi terdeteksi oleh alat medis.

Tim medis veteriner kemudian melakukan tindakan resusitasi jantung dan paru (cardiopulmonary resuscitation/CPR) untuk mengembalikan respons pernapasan dan detak jantung satwa. Kendati tim telah mengerahkan tindakan resusitasi darurat, Sempurna dinyatakan mati pada pukul 15.20 WIB.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, tim gabungan menggelar prosedur nekropsi pada 1 September 2026. Hasil pemeriksaan post-mortem menemukan adanya perubahan patologis yang signifikan pada beberapa organ vital, terutama paru-paru, jantung, dan ginjal.

Kerusakan patologis pada organ paru-paru tersebut dinilai konsisten dengan dampak paparan asap. Masuknya partikel asap diduga menimbulkan gangguan fungsi pernapasan berat hingga memicu hipoksia akut, yaitu kondisi kekurangan oksigen ekstrem dalam tubuh. Gangguan oksigenasi jaringan ini kemudian menekan kerja sistem kardiovaskular secara fatal hingga berujung pada kematian.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap