tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Klarifikasi Camat Rancabungur Terkait Video Permintaan Maaf Pelaku Usaha Pangkas Rambut

Lidya RumbayanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 23.07 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Klarifikasi Camat Rancabungur Terkait Video Permintaan Maaf Pelaku Usaha Pangkas Rambut
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Camat Rancabungur, Kabupaten Bogor, Dita Aprilia, memberikan klarifikasi resmi dan membantah keras tudingan bahwa pihak kecamatan telah memaksa seorang tukang cukur untuk membuat video permintaan maaf. Bantahan ini disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan teguran terhadap tukang cukur tersebut terkait pemasangan bendera Merah Putih di tempat usahanya. Pihak kecamatan menegaskan tidak ada pemaksaan sama sekali dalam proses klarifikasi tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika Camat Rancabungur, Dita Aprilia, mendatangi tempat usaha pangkas rambut milik tukang cukur tersebut pada Senin, 10 Agustus. Sebelum kunjungan camat tersebut, tukang cukur itu sebenarnya telah mendapatkan teguran dari ketua RT setempat. Teguran dari pihak RT diberikan lantaran perkataan sang tukang cukur yang menyatakan tidak mau mengibarkan bendera Merah Putih serta melontarkan pernyataan bahwa mereka belum merdeka.

Dalam potongan video yang beredar luas di tengah masyarakat, awalnya terlihat Dita Aprilia meminta tukang cukur tersebut untuk segera memasang bendera Merah Putih di tempat usahanya. Namun, situasi kemudian memanas ketika orang yang merekam video tersebut melontarkan pertanyaan dengan nada tinggi mengenai alasan mengapa sang tukang cukur enggan memasang bendera. Merespons pertanyaan bernada tinggi dari perekam tersebut, si tukang cukur menjawab dengan kalimat, "Kata siapa udah merdeka."

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Melihat situasi yang mulai tidak kondusif di tempat usaha tersebut, Dita Aprilia segera mengambil tindakan untuk meredam ketegangan. Ia langsung meminta bantuan kepada Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rancabungur untuk masuk dan melerai guna menenangkan situasi yang ada. Dita juga memberikan kepastian bahwa individu yang terekam sedang menegur tukang cukur dengan nada tinggi itu bukanlah pegawai dari Kantor Kecamatan Rancabungur, melainkan seorang rekan media yang saat itu sedang berada di lokasi dan berniat membantu mengimbau warga masyarakat.

Untuk meluruskan permasalahan agar tidak berlarut-larut, tukang cukur tersebut kemudian mendatangi kantor kecamatan pada malam harinya. Kedatangannya ke kantor kecamatan tidak dilakukan sendirian, melainkan didampingi oleh pengurus RT dan RW setempat. Dita menegaskan bahwa kehadiran tukang cukur bersama pengurus lingkungan tersebut murni untuk melakukan klarifikasi atas persoalan yang terjadi, bukan karena dipaksa untuk membuat video permintaan maaf. Dita Aprilia sendiri mengaku tidak bertemu langsung dengan tukang cukur tersebut saat yang bersangkutan tiba di kantor kecamatan malam itu.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Terkait keberadaan video lain yang memperlihatkan sang tukang cukur menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya sambil memegang bendera Merah Putih, Dita memberikan penjelasan lebih lanjut. Menurutnya, pembuatan video permintaan maaf itu dilakukan di dalam ruangan Satpol PP Kecamatan Rancabungur. Proses perekaman video tersebut terjadi sepenuhnya tanpa sepengetahuan pihak kecamatan. Selain itu, Dita juga menyatakan bahwa pihak kecamatan sama sekali tidak mengetahui bagaimana video permintaan maaf tersebut kemudian bisa bocor, tersebar, dan beredar di kalangan publik.

Sebagai bagian dari upaya menyemarakkan peringatan kemerdekaan, Dita menjelaskan bahwa pihak Kecamatan Rancabungur sebenarnya telah melakukan langkah nyata sejak awal Agustus. Pihak kecamatan telah membagikan bendera Merah Putih secara gratis kepada warga masyarakat di wilayah Rancabungur yang dinilai membutuhkan bantuan tersebut, agar semua warga dapat ikut berpartisipasi mengibarkan bendera.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BogorKomunikasi BisnisUsaha Mandiri

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap