tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinancePopuler
Beranda/Ekonomi Kreatif

Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Idgitaf Siapkan Lagu Orisinal untuk Home Sweet Loan The Musical

Andi SompaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 04.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Idgitaf Siapkan Lagu Orisinal untuk Home Sweet Loan The Musical
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Sektor ekonomi kreatif di Indonesia kembali menghadirkan karya berskala besar melalui produksi seni pertunjukan panggung. Proyek terbaru yang saat ini sedang dipersiapkan secara matang oleh para pelaku industri adalah pementasan teater bertajuk Home Sweet Loan The Musical. Pertunjukan ini dijadwalkan untuk dipentaskan dan menyapa penonton di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Berdasarkan rencana produksi, pementasan teater musikal ini akan berlangsung pada bulan September hingga Oktober 2026. Proyek kolaborasi ini digagas dan dipersiapkan oleh Indonesia Kaya bersama Visinema serta Jakarta Art House sebagai bentuk pengembangan kekayaan intelektual lokal ke dalam format panggung.

Karya teater musikal ini merupakan hasil adaptasi dari sebuah novel karya Almira Bastari. Dalam proses alih wahana dari format cetak ke panggung teater, tim produksi melibatkan sejumlah profesional di industri kreatif untuk menjaga kualitas cerita. Cristian Imanuell bertindak sebagai produser yang memimpin jalannya proyek pementasan ini. Proses pengembangan naskah panggung tersebut dikerjakan melalui kolaborasi antara penulis skrip Widya Arifianti dan Yemima Krisantina, yang juga menjabat sebagai Head of Development untuk film Home Sweet Loan. Pertunjukan teater yang telah dirancang secara komprehensif ini nantinya akan memiliki durasi pementasan selama 2,5 jam.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Sebagai sebuah pertunjukan teater musikal, elemen audio dan komposisi musik memegang peranan yang sangat vital dalam mendukung nilai komersial dan artistik. Home Sweet Loan The Musical akan dimeriahkan oleh kehadiran lagu-lagu orisinal yang dibawakan oleh penyanyi solo Idgitaf. Keterlibatan musisi tersebut dalam proyek panggung ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan partisipasinya pada karya sebelumnya. Jika di versi film layar lebar ia hanya berkontribusi lewat satu lagu tunggal yang berjudul "Berakhir di Aku", kali ini sang penyanyi akan menghadirkan lebih banyak materi musik. Lagu-lagu tersebut akan mengisi bagian-bagian penting untuk memperkuat struktur pertunjukan secara keseluruhan.

Baca Juga

PJT I Buka Kembali Akses Terbatas Kendaraan Roda Empat di Bendungan Lahor Jalur Malang-Blitar

PJT I Buka Kembali Akses Terbatas Kendaraan Roda Empat di Bendungan Lahor Jalur Malang-Blitar

Produser Cristian Imanuell menjelaskan bahwa proses pemilihan lagu dalam adaptasi novel ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pengembangan naskah panggung. Dalam format teater musikal ini, deretan lagu yang disajikan tidak hanya berfungsi sekadar sebagai soundtrack pelengkap. Karya-karya musik tersebut bertransformasi menjadi penjelasan sekaligus tulang punggung alur cerita. Lagu-lagu yang dipilih dan diciptakan oleh penyanyi yang akrab disapa Gita tersebut berusaha mewakili perasaan karakter utama, Kaluna, mulai dari awal hingga akhir cerita pementasan.

Untuk melengkapi narasi pertunjukan, terdapat beberapa nomor lagu baru dari Idgitaf yang disiapkan, antara lain berjudul "Cukup Nggak Cukup" dan "Amarah Seperti Apa". Cristian Imanuell memaparkan bahwa lagu "Cukup Nggak Cukup" secara spesifik menggambarkan situasi ketika seseorang sedang mengecek saldo rekening. Sementara itu, lagu "Amarah Seperti Apa" difokuskan untuk mengeksplorasi rasa marah yang tepat terhadap saudara sendiri. Cristian Imanuell juga memberikan pernyataan mengenai proses kolaborasi kreatif ini. Ia menyebutkan bahwa bagian pembuka menjadi spesial, akhir babak pertama menjadi spesial, akhir babak kedua menjadi spesial, dan Gita sangat seru untuk diajak berkolaborasi pada saat menuliskan lagunya.

Baca Juga

Insiden KMN Sardi Utama 02, Risiko Keamanan Perbatasan bagi Ekonomi Nelayan Merauke

Insiden KMN Sardi Utama 02, Risiko Keamanan Perbatasan bagi Ekonomi Nelayan Merauke

Selain kekuatan pada aspek musik dan pengembangan naskah, pementasan teater ini juga menghadirkan pendekatan panggung yang unik dari sisi seni peran. Pertunjukan Home Sweet Loan The Musical ini akan menampilkan dua pemeran utama yang berbeda untuk menghidupkan tokoh Kaluna. Kedua aktor utama tersebut akan membawakan interpretasi yang berbeda terhadap karakter Kaluna di atas panggung teater. Keputusan kreatif ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih kaya dan mendalam bagi para penonton yang hadir menyaksikan pementasan di Jakarta.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi KreatifHome Sweet LoanTeater MusikalIdgitafIndustri Hiburan

Berita Terbaru Lainnya

Spesifikasi dan Fitur Premium DENZA D9 untuk Mendukung Mobilitas ProfesionalPembahasan Raperda Pembangunan Gedung Inspektorat dan RSUD Kota BandungHarga Acuan Batu Bara dan Mineral RI Periode Pertama Agustus 2026BRI Life Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Industri Asuransi Jiwa hingga Juli 2026PJT I Buka Kembali Akses Terbatas Kendaraan Roda Empat di Bendungan Lahor Jalur Malang-BlitarInsiden KMN Sardi Utama 02, Risiko Keamanan Perbatasan bagi Ekonomi Nelayan MeraukePergerakan IHSG dan Rupiah pada Pembukaan Perdagangan Awal PekanCara Memulai Investasi di Pasar Modal Syariah Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap