Kondisi pendakwah Anwar Zahid yang berusia 52 tahun dipastikan selamat usai terlibat dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Peristiwa kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Alphard tersebut terjadi pada Senin (10/8) malam. Meski kendaraan berwarna hitam yang ditumpanginya mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan belakang akibat terhimpit kendaraan lain, sang pendakwah dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Kepastian mengenai kondisi keselamatan sang kiai menjadi perhatian masyarakat, terlebih karena setelah insiden tersebut ia tetap melanjutkan agendanya untuk mengisi acara pengajian di Jawa Tengah.
Berdasarkan fakta di lapangan, insiden kecelakaan lalu lintas ini tepatnya terjadi di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Saat kejadian berlangsung pada Senin malam, mobil Toyota Alphard yang ditumpangi Anwar Zahid melaju dari arah utara menuju ke selatan, yaitu bergerak dari arah Bojonegoro menuju ke arah Ngawi. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh santrinya yang berinisial A dan berusia 31 tahun. Rombongan saat itu tengah menempuh perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tempat Anwar Zahid dijadwalkan untuk menyampaikan ceramah agama di hadapan jamaah.
Kecelakaan beruntun ini bermula ketika mobil Anwar Zahid tiba di area perbaikan jalan yang berada di wilayah Tinggang. Karena adanya antrean sistem buka-tutup jalur lalu lintas di lokasi perbaikan jalan tersebut, mobil yang ditumpangi sang penceramah terpaksa berhenti tepat di belakang sebuah truk. Namun, ketika kendaraan dalam posisi berhenti penuh, sebuah truk trailer yang dikemudikan oleh WP, seorang pengemudi asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mendadak menabrak bagian belakang kendaraan Anwar Zahid. Kerasnya benturan dari belakang menyebabkan mobil Alphard hitam itu terdorong ke depan hingga menghantam truk lain yang berada di depannya, sehingga bagian depan dan belakang mobil mengalami kerusakan parah atau ringsek.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Pasca-benturan keras tersebut, petugas di lokasi kejadian langsung bertindak cepat dengan mengevakuasi Anwar Zahid bersama pengemudinya ke RSUD Padangan. Di rumah sakit tersebut, keduanya menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, memberikan konfirmasi resmi pada Selasa (11/8) terkait kecelakaan ini. Ipda Septian membenarkan peristiwa kecelakaan yang melibatkan pendakwah Anwar Zahid dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa baik Anwar Zahid maupun santrinya berinisial A tidak mengalami luka serius, sehingga kondisi mereka memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Pihak panitia pengajian di lokasi tujuan juga menyampaikan keterangan terkait penanganan medis yang diterima sang pendakwah. Menurut panitia, Anwar Zahid telah mendapatkan pemeriksaan penuh dari dokter di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan di Bojonegoro. Hasil dari pemeriksaan medis tersebut menunjukkan bahwa kondisi kesehatan sang kiai tetap memungkinkan untuk menjalankan tugas dakwahnya dan mengisi agenda pengajian sesuai rencana. Informasi ini menegaskan bahwa keputusan untuk tetap berangkat tidak diambil secara terburu-buru, melainkan berdasarkan rekomendasi medis yang menyatakan beliau aman dan sehat.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Bukti nyata bahwa kondisi penceramah kondang tersebut selamat dan aman terlihat dari kehadirannya langsung di lokasi acara. Anwar Zahid sukses hadir dan mengisi agenda pengajian yang bertempat di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Acara pengajian yang diisi oleh sang kiai setelah mengalami insiden lalu lintas di Bojonegoro tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi miliknya dengan nama akun @AnzaChanelKHAnwarZahid. Melalui siaran langsung tersebut, publik dan para jamaah dapat menyaksikan secara langsung bahwa Anwar Zahid dalam keadaan selamat dan dapat beraktivitas seperti biasa.






