Sebanyak 26 perempuan pelaku usaha rumahan di lingkungan RW 07 Kelurahan Mustikasari, Kota Bekasi, mengikuti pelatihan pemasaran berbasis digital pada 6 September 2026. Program ini merupakan bentuk kolaborasi akademisi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) dan Universitas Pamulang (Unpam) untuk mendorong peningkatan kapasitas ekonomi keluarga.
Para peserta yang seluruhnya merupakan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) rata-rata berusia di atas 40 tahun. Selama ini, sebagian besar dari mereka masih bergantung pada metode pemasaran konvensional dari mulut ke mulut, meskipun beberapa di antaranya telah mulai memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan Instagram untuk menawarkan produk.
Jenis usaha yang dikelola para peserta didominasi sektor kuliner dan jajanan pasar, seperti cistik, kentang mustofa, rempeyek, bolu pandan, pukis, brownies, makanan beku (frozen food), basreng, tahu bakso kukus, nasi uduk, teh tarik, jamu, hingga pastel dan dadar gulung.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Optimalisasi Media Sosial dan Pemetaan Pasar
Dalam sesi pemaparan materi, dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Ubhara Jaya, Hamida Syari Harahap, menjelaskan bahwa pemasaran digital bukan sekadar aktivitas mengunggah foto ke internet. Pendekatan ini mencakup pemahaman komunikasi bisnis yang memungkinkan pelaku usaha berinteraksi langsung dengan calon pembeli tanpa perantara.
Media sosial berfungsi ganda sebagai etalase katalog produk sekaligus instrumen untuk membangun kepercayaan konsumen. Komunikasi digital yang konsisten dinilai mampu memperluas jangkauan pembeli di luar lingkungan tempat tinggal terdekat.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Ari Sulistyanto mengenai strategi mencari ceruk pasar. Pelatihan ini memandu peserta memetakan segmen konsumen yang paling sesuai dengan karakteristik produk masing-masing, sehingga aktivitas promosi dapat menyasar kelompok pembeli potensial secara terarah dan efisien.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pemanfaatan Kamera Ponsel untuk Fotografi Produk
Selain strategi komunikasi dan penentuan target pasar, peserta juga dibekali keterampilan teknis pembuatan konten visual. Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang, Dzalwan Amar Zuhdi, memberikan pelatihan fotografi produk komersial dengan mengoptimalkan kamera telepon pintar (smartphone) yang sudah dimiliki para pelaku usaha.
Pelatihan ini menekankan bahwa transformasi digital bagi pelaku usaha mikro tidak memerlukan investasi alat yang mahal atau perangkat teknologi yang rumit. Dengan memaksimalkan pencahayaan, sudut pengambilan gambar, dan penataan produk melalui gawai yang ada, tampilan visual dagangan dapat dikemas lebih menarik untuk memikat calon pembeli di kanal daring.






