Dalam lanskap ekonomi digital dan bisnis komersial saat ini, perlindungan terhadap aset fisik dan infrastruktur operasional merupakan salah satu fondasi utama untuk memastikan kelangsungan pendapatan. Insiden tak terduga seperti bencana kebakaran dapat dengan cepat menghentikan aktivitas usaha dan mengancam stabilitas finansial perusahaan. Sebagai sebuah studi kasus yang relevan bagi para pelaku usaha dan pengelola properti, peristiwa kebakaran yang melanda Hotel Pullman di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar), pada Sabtu (1/8) pagi memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya sistem tanggap darurat yang efisien. Kesiapan dalam menghadapi krisis semacam ini bukan sekadar pemenuhan standar operasional, melainkan strategi krusial dalam manajemen risiko








