tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Mekanisme Penyaluran Bantuan Sosial Pangan Beras CBP Bapanas Tahap Kedua

Andi SompaDiterbitkan 25 Agu 2026 - 13.33 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mekanisme Penyaluran Bantuan Sosial Pangan Beras CBP Bapanas Tahap Kedua
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sebanyak 33.244.408 keluarga penerima manfaat tercatat sebagai sasaran penyaluran bantuan pangan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap kedua tahun 2026. Program yang digulirkan melalui penugasan resmi Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog per 30 Juli 2026 ini menyiapkan alokasi beras sebesar 997,2 ribu ton dengan total anggaran negara mencapai Rp 17,52 triliun.

Pelaksanaan program yang menjadi arahan langsung Presiden Prabowo Subianto ini menjadwalkan pembagian bantuan secara serentak mulai 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Memahami alur kerja dan ketentuan teknis pembagian ini sangat penting bagi masyarakat agar proses penerimaan bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Ketentuan Kuota dan Jadwal Alokasi Beras CBP

Penyaluran tahap kedua tahun 2026 mencakup jatah bantuan pangan untuk tiga bulan alokasi sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Ketentuan teknis penerimaan bantuan pangan beras ini meliputi beberapa poin utama:

  1. Besaran per alokasi: Setiap penerima manfaat berhak mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan alokasi.
  2. Opsi pembagian sekaligus: Mekanisme distribusi memungkinkan penyaluran jatah tiga bulan dilakukan dalam satu kali pelaksanaan, sehingga penerima dapat menerima total 30 kilogram sekaligus sesuai kesiapan logistik setempat.
  3. Cakupan tahun berjalan: Program bantuan pangan tahun 2026 dirancang berjalan setidaknya untuk 5 bulan alokasi, meningkat dibanding tahun 2025 yang mencakup 4 bulan alokasi (Juni-Juli dan Oktober-November).

Sebelumnya, penyaluran tahap pertama untuk alokasi Februari dan Maret 2026 berhasil mendistribusikan 664,88 ribu ton beras serta 132,97 ribu kiloliter minyak goreng kepada 33,14 juta keluarga penerima manfaat dengan tingkat realisasi mencapai 99,7 persen.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kriteria Kelayakan Berdasarkan Basis Data DTSEN

Penetapan penerima bantuan beras tahap kedua tidak menggunakan pendataan manual acak, melainkan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) versi ketiga. Pembaruan data tersebut diselesaikan per 10 Juli 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Sosial.

Berdasarkan basis data tersebut, kriteria penerima bantuan pangan CBP difokuskan secara khusus pada:

  • Kelompok masyarakat yang masuk dalam pemeringkatan desil 1 hingga desil 4.
  • Terdaftar secara valid dalam pembaruan mutakhir DTSEN versi ketiga hasil verifikasi BPS dan Kementerian Sosial.

Masyarakat yang memenuhi kriteria desil ekonomi rentan ini menjadi prioritas utama agar distribusi pangan dapat langsung menopang kebutuhan pokok keluarga.

Baca Juga

Bapanas Minta 11 Provinsi Cabut Izin 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Bapanas Minta 11 Provinsi Cabut Izin 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Titik Distribusi dan Alur Penyaluran di Lapangan

Untuk menjamin kelancaran logistik dari gudang penyimpanan hingga ke tangan masyarakat, alur penyaluran pangan CBP Bapanas melibatkan beberapa simpul operasional:

  1. Penugasan dan Penyediaan Beras: Perum Bulog memproses stok beras CPP dari gudang-gudang logistik sesuai kuota data DTSEN masing-masing daerah.
  2. Pemanfaatan Titik Distribusi Lokal: Bapanas mendorong penyaluran beras dapat menggunakan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai infrastruktur resmi di tingkat kelurahan atau desa.
  3. Pengambilan oleh Penerima: Penerima manfaat mendatangi titik distribusi resmi yang telah ditentukan (seperti KDKMP atau titik komunitas yang ditunjuk Bulog) dengan membawa dokumen identitas kependudukan yang sah untuk verifikasi data.

Penanganan Khusus Distribusi Wilayah Terpencil

Kondisi geografis kepulauan dan keterbatasan akses logistik diantisipasi melalui skema percepatan distribusi. Perum Bulog wilayah Papua mendapatkan instruksi khusus untuk menggerakkan armada lebih awal menuju daerah-daerah terpencil (remote area).

Langkah proaktif ini diambil guna mengantisipasi kendala transportasi, keterbatasan armada angkutan, serta kapasitas gudang setempat, sehingga masyarakat di wilayah pedalaman tetap menerima pasokan beras CBP tepat waktu bersamaan dengan momentum kick-off nasional.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BapanasPerum Bulog

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap