Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa penutupan operasional sementara terhadap enam bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga empat jam ke depan. Keputusan perpanjangan masa penutupan ini diambil pemerintah demi menjaga dan memastikan keselamatan penerbangan.
Keterangan pers mengenai perpanjangan penutupan tersebut disampaikan secara daring oleh Menhub dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, yang juga menjadi salah satu bandara terdampak erupsi. Konferensi pers tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan perhitungan waktu perpanjangan hingga empat jam ke depan, penghentian sementara aktivitas penerbangan di bandara-bandara terdampak dapat berlangsung sampai pukul 17.00 WIB.
Keputusan perpanjangan ini didasarkan pada hasil pemantauan teknis di lapangan. Menhub menjelaskan bahwa pengujian pemantauan terakhir menggunakan metode paper test masih menunjukkan hasil positif adanya abu vulkanik pada enam bandara tersebut, sehingga operasional belum memungkinkan untuk dibuka kembali.
Sopir Travel Ditembak Mati KKB di Wamena, Pelaku Diburu

Langkah penutupan bandara ini diputuskan setelah Kementerian Perhubungan menerima data dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai lintasan sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu aktivitas serta keselamatan penerbangan di ruang udara kawasan terdampak.
Enam fasilitas penerbangan yang mengalami perpanjangan penutupan operasional mencakup Bandara Radin Inten di Lampung, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang/Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Budiarto di Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Pada tahap awal, Kementerian Perhubungan mulanya hanya menutup lima bandara, yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Pondok Cabe, dan Bandara Budiarto Curug Tangerang. Namun, menyusul hasil pengujian lanjutan yang dilakukan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga terkonfirmasi positif terdampak abu vulkanik, sehingga operasional penerbangannya turut dihentikan sementara bersama lima bandara lainnya.






