tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Menyikapi Tren Pemasangan Pagar Tinggi di Kawasan Bisnis dan Perkantoran Jakarta

Sri NugrohoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 14.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menyikapi Tren Pemasangan Pagar Tinggi di Kawasan Bisnis dan Perkantoran Jakarta
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Kondisi keamanan suatu wilayah merupakan salah satu fondasi utama yang sangat memengaruhi stabilitas usaha serta kelangsungan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, saat ini tengah berlangsung sebuah fenomena yang menarik perhatian banyak pihak, yaitu keputusan sejumlah pengelola pusat perbelanjaan dan kawasan perkantoran untuk memasang pagar pembatas yang tinggi di sekitar area properti mereka. Fenomena ini tidak luput dari pengawasan pemerintah daerah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara aktif memantau perkembangan pemasangan pagar tinggi tersebut di berbagai titik strategis. Langkah pemantauan ini dilakukan untuk merespons situasi di lapangan serta memahami motif di balik keputusan para pemilik gedung dan pelaku usaha.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Berdasarkan hasil pemantauan, keputusan para pelaku usaha untuk mendirikan pagar tinggi tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya kekhawatiran mengenai potensi gangguan keamanan. Secara spesifik, sebagian pelaku usaha merasa khawatir akan kemungkinan terulangnya peristiwa kerusuhan seperti yang pernah terjadi pada bulan Agustus 2025. Pengalaman tersebut tampaknya mendorong para pemilik aset untuk mengambil tindakan pencegahan secara mandiri guna melindungi properti mereka. Meskipun tindakan ini merupakan bentuk respons terhadap peristiwa masa lalu, hal tersebut memicu perhatian khusus dari pemerintah daerah mengenai bagaimana langkah pengamanan fisik di area publik dan pusat bisnis sebaiknya diterapkan tanpa menimbulkan efek negatif.

Baca Juga

Penyesuaian Anggaran Operasional Transportasi Usaha Berdasarkan Harga BBM 1 Agustus 2026

Penyesuaian Anggaran Operasional Transportasi Usaha Berdasarkan Harga BBM 1 Agustus 2026

Menyikapi fenomena yang berkembang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan respons untuk menjaga keseimbangan antara keamanan operasional bisnis dan kenyamanan ruang publik. Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, Gubernur Pramono Anung secara resmi menyampaikan pandangannya kepada para pelaku bisnis, termasuk pemilik mal, properti, serta area perkantoran, agar tidak perlu memasang pagar pengaman secara berlebihan. Pramono Anung menjelaskan bahwa pemasangan pagar yang terlalu tinggi justru dapat memicu dampak psikologis berupa rasa takut di tengah masyarakat. Alih-alih menciptakan suasana yang kondusif, barikade fisik yang berlebihan tersebut dapat membuat warga merasa cemas saat beraktivitas di sekitar kawasan komersial.

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta memperingatkan bahwa keberadaan pagar-pagar pembatas yang berlebihan tersebut dapat menciptakan citra negatif. Hal ini berpotensi memunculkan persepsi atau citra bahwa kondisi Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Citra seperti ini tentu bertolak belakang dengan upaya menjaga kenyamanan bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha di ibu kota. Guna meluruskan persepsi tersebut, Pramono Anung menegaskan bahwa dirinya terus melakukan koordinasi secara intensif dengan aparat keamanan serta aparat penegak hukum di berbagai sektor. Berdasarkan koordinasi berkelanjutan tersebut, Gubernur meyakini bahwa kondisi Jakarta saat ini sepenuhnya aman dan tidak ada ancaman keamanan yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan oleh para pelaku usaha.

Baca Juga

Cara Pelaku UMKM dan Seni Memanfaatkan Peluang dari Rencana Pergub Lembaga Kebudayaan Betawi

Cara Pelaku UMKM dan Seni Memanfaatkan Peluang dari Rencana Pergub Lembaga Kebudayaan Betawi

Sebagai tindak lanjut dari pemantauan di lapangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa seluruh wilayah ibu kota tetap dalam kondisi aman dan nyaman bagi semua pihak, baik masyarakat umum maupun para pelaku usaha. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan segera berkoordinasi lebih lanjut terkait penertiban pagar-pagar yang dinilai dibangun secara berlebihan di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan. Melalui langkah koordinasi dan penertiban ini, pemerintah daerah berharap para pemilik properti dapat menyelaraskan sistem pengamanan area mereka dengan situasi keamanan aktual. Dengan demikian, kegiatan ekonomi dapat berjalan lancar dalam lingkungan yang kondusif, tanpa menciptakan suasana yang mengkhawatirkan bagi publik yang beraktivitas di ibu kota.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

JakartaPramono AnungKeamanan BisnisPemprov DKI JakartaKawasan Komersial

Berita Terbaru Lainnya

Cara Melindungi Pendapatan Logistik dari Pungutan Liar Berkaca pada Kasus Dishub Kota BekasiSanksi Disiplin Lurah Paya Pasir Akibat Video Viral Ejek WargaStrategi Daihatsu di GIIAS 2026, Rilis Sigra Baru, Terios Edisi Terbatas, dan Gran Max untuk Pelaku UsahaPengaruh Ekonomi China terhadap Iran dalam Menjaga Stabilitas Perdagangan di Timur TengahProgres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A Capai 84 PersenStrategi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan TengahStrategi Membangun Bisnis Penyedia PLTS Atap untuk Sektor Residensial dan SwastaMitigasi Risiko Bisnis dan Dampak Ekonomi Akibat Konflik Sosial di Wilayah Operasional

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap