Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyambangi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola oleh Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (10/9). Di sela agenda peninjauan fasilitas konservasi tersebut, terekam momen Gibran gandeng tangan orangutan sembari berjalan menyusuri area rehabilitasi.
Kunjungan kerja ini ditujukan untuk memantau langsung langkah penanganan medis dan pemulihan satwa yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam agenda tersebut, Gibran didampingi oleh rombongan pejuang advokasi satwa serta dokter hewan yang bertolak langsung dari Jakarta guna memeriksa kondisi satwa dan habitat aslinya di Kalimantan Tengah.
Peninjauan Forest School dan Karantina Nyaru Menteng
Selama berada di kompleks BOSF Nyaru Menteng, Gibran meninjau Forest School yang kini menjadi lokasi pembinaan bagi 17 individu orangutan sebelum nantinya siap dilepasliarkan kembali ke alam bebas. Di lokasi ini, proses adaptasi dan pembelajaran keliaran satwa dipantau secara berkala oleh tim konservasi.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Peninjauan kemudian berlanjut ke area Karantina Individu Orangutan. Berdasarkan data penanganan di lokasi, terdapat sekitar 90 orangutan yang sedang menjalani perawatan intensif di beberapa unit kandang karantina. Fasilitas kandang tersebut dirancang khusus menyesuaikan dengan kondisi fisik serta kebutuhan medis masing-masing satwa yang tengah dirawat.
Penanganan Medis Dampak Asap dan Penyaluran Bantuan
Di area karantina, Gibran melihat langsung tindakan terapi uap atau nebulisasi yang diberikan tim medis kepada sejumlah orangutan yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla. Prosedur ini dilakukan guna membersihkan saluran pernapasan satwa dari partikel asap berbahaya.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Selain berdialog langsung dengan para dokter hewan, relawan, dan tim perlindungan satwa yang bertugas, Gibran turut menyerahkan sejumlah bantuan logistik untuk menunjang operasional pusat rehabilitasi. Paket bantuan yang disalurkan mencakup pasokan obat-obatan, bahan pakan tambahan berupa bawang bombay, serta perangkat alat nebulizer untuk kebutuhan medis harian di fasilitas Nyaru Menteng.






