RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat — Pakar politik sekaligus akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair), Airlangga Pribadi Kusman, meninggal dunia pada Rabu (9/9) pukul 13.35 WIB. Pria yang akrab disapa Angga tersebut tutup usia seusai menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.
Sebelum berpulang, Angga dilaporkan sempat berada dalam kondisi koma setelah mengalami komplikasi akibat serangan tekanan darah tinggi. Kepergian sosok yang menjabat sebagai Ketua Program Studi S2 Ilmu Politik FISIP Unair ini menjadi duka mendalam bagi rekan sejawat dan sivitas akademika.
Rektor Universitas Airlangga, Prof. Muhammad Madyan, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Angga. Ia mengenang almarhum sebagai figur dosen yang senantiasa berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas akademiknya di kampus.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Airlangga lahir di Jombang pada 23 November 1976. Minatnya yang mendalam pada studi sosial-politik mengantarkannya menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar Ph.D di bidang Politik dari Murdoch University, Australia, pada 2016. Sepulang dari Australia, ia mendedikasikan ilmunya sebagai pengajar di Departemen Politik FISIP Unair.
Semasa hidupnya, almarhum aktif menuangkan pemikiran melalui karya literatur. Di antara karya tulis yang dirilisnya adalah buku berjudul The Vortex of Power: Intellectuals and Politics in Indonesia's Post-Authoritarian Era yang diterbitkan oleh Palgrave Macmillan pada 2019, serta buku bertajuk Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan ala Indonesia yang terbit pada 2022.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Berdasarkan informasi keluarga dan pihak terkait, jenazah Airlangga Pribadi Kusman dijadwalkan akan dikebumikan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada Kamis (10/9) pagi.






