Perencanaan keuangan sejak dini, termasuk mempersiapkan dana pensiun, merupakan bagian penting dalam membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi setiap pekerja. Mempersiapkan kesejahteraan di masa purna tugas memerlukan instrumen pengelolaan keuangan yang tepat dan berkesinambungan. Sejalan dengan hal tersebut, bank bjb memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, termasuk bagi tenaga pendidik dan pegawai di sektor pendidikan. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb atau yang dikenal dengan nama bjb siap bersama Universitas Al-Ma'soem.
Penandatanganan PKS Program DPLK tersebut dilakukan secara langsung oleh Rinda Merindawati selaku Pemimpin Unit DPLK bank bjb, bersama Ir H Dadang Mohamad, MSCE, Ph.D, yang menjabat sebagai rektor Universitas Al-Ma'soem. Kesepakatan strategis ini dilangsungkan pada hari Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Kampus Universitas Al-Ma'soem yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses perencanaan keuangan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan kampus melalui program pensiun yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Sinergi ini juga menjadi simbol komitmen kedua institusi dalam memberikan nilai tambah bagi seluruh pegawai di lingkungan institusi pendidikan tersebut.
Di waktu yang sama, kolaborasi ini juga diperluas dengan penandatanganan pemberian fasilitas kredit ritel yang ditujukan bagi pegawai di lingkungan Kampus Universitas Al-Ma'soem. Perjanjian fasilitas kredit ritel ini ditandatangani oleh Gita Rostika, selaku Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Jatinangor, bersama Dr H Tonton Taufik yang menjabat sebagai wakil rektor. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari kedua belah pihak. Dari pihak kampus, hadir Ketua Yayasan Al-Ma'soem Prof Dr Ir H Ceppy Nasahi, Wakil Rektor I Bidang Akademik Encep Supriatna, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr Ryzki Wiryawan, serta Sekretaris Eksekutif Rektor Dr Yudhy. Sementara itu, perwakilan dari bank bjb turut dihadiri oleh Wahyu Indra Gunawan selaku Deputy CEO Regional III bersama Gita Rostika.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dalam pelaksanaan program bjb siap ini, bank bjb akan memberikan pemahaman, edukasi, serta layanan pengelolaan dana pensiun yang mudah diakses oleh seluruh pegawai universitas. Implementasi program ini juga akan didukung melalui berbagai kegiatan sosialisasi agar manfaat program dapat dipahami secara menyeluruh dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta. Program DPLK bank bjb menawarkan berbagai manfaat yang dirancang untuk mendukung kesiapan finansial, mulai dari pengelolaan investasi yang kompetitif, persyaratan kepesertaan yang mudah dan terjangkau, hingga fleksibilitas dalam melakukan pengelolaan dana pensiun.
Untuk mendukung kemudahan akses di era ekonomi digital, layanan DPLK bank bjb dapat dinikmati melalui integrasi teknologi finansial. Peserta dapat mengakses layanan ini melalui aplikasi bjb digi maupun melalui website resmi DPLK bank bjb. Platform digital tersebut menyediakan berbagai fitur yang memudahkan peserta, seperti fitur cek saldo, pemantauan mutasi, pembukaan akun kepesertaan baru, penambahan akun, hingga layanan top up iuran. Melalui dukungan layanan digital yang komprehensif ini, setiap peserta dapat memantau perkembangan dana pensiun mereka secara mudah, cepat, dan aman kapan saja dibutuhkan.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Keamanan dan legalitas dalam pengelolaan dana nasabah merupakan aspek utama dalam penyelenggaraan program keuangan ini. Bank bjb merupakan lembaga keuangan yang berizin dan diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI). Di samping itu, bank bjb juga terdaftar sebagai peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sinergi antara bank bjb dan Universitas Al-Ma'soem ini diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi keuangan, memperkuat budaya perencanaan pensiun sejak dini, serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi penguatan kesejahteraan sumber daya manusia melalui layanan yang terpercaya.






