tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi Digital & Pendapatan

Panduan Rencana Aksi BNPP 2026, Sinergi Pembangunan dan Ekonomi Kawasan Perbatasan

Wulan WijayaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 19.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Rencana Aksi BNPP 2026, Sinergi Pembangunan dan Ekonomi Kawasan Perbatasan
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Pembangunan kawasan perbatasan negara memiliki peran penting dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional. Sebagai langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan batas wilayah negara dan pembangunan kawasan perbatasan. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Koordinasi Pelaksanaan Rencana Aksi Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (PBWN-KP) Tahun 2026. Acara penting ini diselenggarakan di Hotel Travello, Bandung, pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Melalui forum koordinasi ini, pemerintah berupaya menyelaraskan berbagai program lintas instansi agar pembangunan di wilayah terluar Indonesia dapat berjalan secara terpadu. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris BNPP RI, Makhruzi Rahman, serta Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Nurdin.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Dalam upaya memajukan kawasan perbatasan, pemerintah mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang harus diselesaikan. Pengelolaan perbatasan pada periode tahun 2025 hingga 2029 masih dihadapkan pada empat isu strategis yang memerlukan perhatian bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Keempat isu strategis tersebut meliputi pemerataan pembangunan kawasan perbatasan, penyelesaian batas wilayah negara dengan negara tetangga, penguatan pengelolaan lintas batas negara, serta peningkatan efektivitas kelembagaan dan koordinasi antar instansi. Penyelesaian keempat isu ini diyakini akan menjadi fondasi yang kuat untuk mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bermukim di wilayah beranda terdepan negara.

Dari sisi pembangunan fisik dan pemenuhan kebutuhan dasar, tantangan pembangunan di kawasan perbatasan masih didominasi oleh berbagai keterbatasan. Keterbatasan tersebut mencakup infrastruktur konektivitas, fasilitas transportasi, akses telekomunikasi, hingga penyediaan layanan dasar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Selain masalah infrastruktur, aspek kedaulatan dan batas wilayah juga menjadi fokus utama. Saat ini, Indonesia masih menghadapi penyelesaian sejumlah segmen batas wilayah dengan negara tetangga, yaitu Malaysia dan Timor Leste. Salah satu agenda yang sedang ditangani termasuk penanganan dampak sosial pascapenyelesaian Outstanding Boundary Problems (OBP) yang berlokasi di Simantipal, Pulau Sebatik.

Baca Juga

Cara Mematuhi Aturan Operasional Dapur SPPG agar Terhindar dari Sanksi Badan Gizi Nasional

Cara Mematuhi Aturan Operasional Dapur SPPG agar Terhindar dari Sanksi Badan Gizi Nasional

Untuk mengatasi berbagai tantangan infrastruktur dan batas wilayah tersebut, pemerintah telah menyusun landasan hukum yang kuat guna memastikan program berjalan sesuai rencana. Implementasi Rencana Aksi PBWN-KP Tahun 2026 telah memiliki landasan hukum yang sah melalui Peraturan Kepala BNPP Nomor 2 Tahun 2026. Berdasarkan informasi yang ada, skala pelaksanaan rencana aksi pada tahun 2026 sangat masif. Terdapat 552 program dan kegiatan yang telah dijadwalkan untuk dilaksanakan di 18 provinsi perbatasan. Pelaksanaan ratusan program ini akan melibatkan kolaborasi erat dari 29 kementerian dan lembaga negara, yang diharapkan mampu mengakselerasi roda perekonomian di kawasan perbatasan.

Komitmen nyata pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan juga tercermin dari alokasi dana yang disiapkan. Total alokasi anggaran untuk pelaksanaan Rencana Aksi pada tahun 2026 mencapai Rp11,3 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, yakni sekitar 77,46 persen jika dibandingkan dengan alokasi anggaran pada tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp6,4 triliun. Peningkatan anggaran yang drastis ini menjadi sinyal positif bagi upaya percepatan pembangunan, yang pada gilirannya akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, kemajuan infrastruktur, dan kemandirian bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Baca Juga

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Telkom Semester I 2026 untuk Strategi Bisnis Digital

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Telkom Semester I 2026 untuk Strategi Bisnis Digital

Dari total anggaran sebesar Rp11,3 triliun tersebut, distribusi dana difokuskan pada sektor-sektor krusial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Terdapat tiga kementerian yang menerima alokasi anggaran terbesar dalam Rencana Aksi 2026. Kementerian Sosial mendapatkan porsi terbesar dengan alokasi senilai Rp4,29 triliun yang diperuntukkan khusus bagi program perlindungan sosial. Selanjutnya, Kementerian Pekerjaan Umum menerima dana sebesar Rp3,93 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di kawasan perbatasan. Terakhir, Kementerian Pertanian dialokasikan dana sebesar Rp949,29 miliar guna mendukung pengembangan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InfrastrukturBNPP RIEkonomi PerbatasanRencana Aksi 2026Konektivitas

Berita Terbaru Lainnya

Potensi Ekonomi Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional dan Peran Industri DomestikPanduan Mengoptimalkan Anggaran Perjalanan Melalui Program Diskon TransportasiPanduan Analisis Kinerja Saham, Aksi Korporasi, dan Pembagian DividenPanduan Memahami Kinerja Keuangan dan Transformasi Bisnis Telkom IndonesiaApresiasi Ahmad Muzani terhadap Hoegeng Awards 2026 dan Daftar Lengkap Polisi TeladanLokasi Kantong Parkir dan Akses Masuk Doa Kebangsaan di MonasPanduan Regulasi dan Keselamatan Pemanfaatan Lahan Tidur di Sekitar Jalur Kereta ApiProfil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap