tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Infrastruktur dan Logistik

Peluang Ekonomi dan Rantai Pasok Logistik dari Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap 1

Andi SompaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peluang Ekonomi dan Rantai Pasok Logistik dari Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap 1
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Proyek Strategis Nasional terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, salah satunya melalui pengembangan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi atau yang dikenal dengan sebutan Prosiwangi. Pembangunan infrastruktur jalan tol ini dirancang khusus untuk melengkapi jaringan konektivitas darat yang membentang dari Jakarta hingga mencapai ujung timur Pulau Jawa. Keberadaan jalur bebas hambatan ini diproyeksikan menjadi akses utama yang sangat penting menuju Pulau Bali. Proyek vital ini dikerjakan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) dengan fokus saat ini pada penyelesaian Tahap 1 yang memiliki panjang total mencapai 49,68 kilometer. Penyelesaian jalur ini diharapkan membuka banyak peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaan pembangunan proyek berskala besar ini, aspek keselamatan kerja dan tata kelola yang baik menjadi prioritas utama bagi pihak pengembang. Di bawah arahan Direktur Utama

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Jasa Marga
, Rivan A. Purwantono, proses konstruksi terus diakselerasi dengan tetap mengedepankan kualitas serta keberlanjutan. Komitmen terhadap keselamatan kerja ini dibuktikan dengan pencapaian yang sangat positif di lapangan. Seluruh paket pekerjaan konstruksi pada Tahap 1 berhasil mencatatkan rekor tanpa kecelakaan kerja atau zero accident. Pencapaian ini menunjukkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan dengan standar keselamatan yang ketat, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Berdasarkan perkembangan data per Juli 2026, kemajuan fisik dari proyek Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 yang difokuskan pada Ruas Gending-Besuki menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Pada ruas ini, Seksi 1 yang menghubungkan Gending dan Kraksaan dengan panjang 12,88 kilometer telah menyelesaikan seluruh tahapan konstruksi fisiknya. Hal yang sama juga dicapai oleh Seksi 2 yang menghubungkan Kraksaan dan Paiton sepanjang 11,20 kilometer. Kedua seksi jalan tol tersebut kini telah seratus persen rampung secara fisik dan secara resmi telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO), yang menandakan bahwa jalan tersebut telah memenuhi standar teknis untuk dapat dilalui.

Baca Juga

Tata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas Ritel

Tata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas Ritel

Sementara itu, pengerjaan pada seksi selanjutnya juga menunjukkan progres yang tidak kalah cepat. Seksi 3 yang menghubungkan wilayah Paiton dan Besuki membentang sepanjang 25,60 kilometer. Pekerjaan jalan utama pada seksi ketiga ini tercatat telah selesai seratus persen sejak bulan April 2026. Saat ini, Seksi 3 Paiton-Besuki sedang berada dalam tahap akhir pengujian, yaitu proses Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Penyelesaian ketiga seksi ini secara berurutan memastikan bahwa target total panjang 49,68 kilometer untuk Tahap 1 dapat segera beroperasi secara penuh dan memberikan manfaat maksimal bagi kelancaran mobilitas masyarakat maupun dunia usaha.

Selain memberikan manfaat konektivitas di masa depan, proses pembangunan Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 juga telah memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi proyek. Pembangunan infrastruktur ini terbukti mampu membuka lapangan pekerjaan baru yang cukup masif. Proyek jalan tol ini tercatat telah menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal. Para pekerja tersebut berasal dari berbagai daerah di sekitar jalur tol, meliputi wilayah Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Penyerapan ribuan tenaga kerja lokal ini secara langsung memberikan peluang penghasilan tambahan dan membantu menggerakkan roda perekonomian daerah selama masa konstruksi berlangsung.

Baca Juga

Krisis Migrasi Ceuta dan Kebijakan Perbatasan Spanyol

Krisis Migrasi Ceuta dan Kebijakan Perbatasan Spanyol

Ketika nantinya beroperasi secara penuh, Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 diproyeksikan akan memberikan efisiensi waktu yang sangat signifikan bagi para pengguna jalan. Waktu tempuh perjalanan darat antara Probolinggo dan Besuki diperkirakan akan terpangkas secara drastis menjadi hanya 1 jam 15 menit. Efisiensi waktu mobilitas ini diyakini akan memperlancar rantai pasok logistik secara keseluruhan. Jalur distribusi barang menuju kawasan industri Paiton akan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Selain itu, akses pengiriman logistik menuju Pelabuhan Ketapang, yang berfungsi sebagai gerbang penyeberangan utama antara Jawa dan Bali, juga akan semakin optimal.

Kehadiran infrastruktur jalan tol yang memadai ini tidak hanya menguntungkan sektor industri skala besar dan logistik, tetapi juga dirancang untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan. Kelancaran akses transportasi ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas pariwisata unggulan yang berada di wilayah Tapal Kuda. Lebih jauh lagi, infrastruktur ini bertujuan untuk membuka ruang usaha baru yang sangat potensial bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Dengan terbukanya akses pasar yang lebih luas dan peningkatan volume kendaraan yang melintas, pelaku UMKM memiliki peluang emas untuk mengembangkan usaha mereka, menciptakan sumber pendapatan baru, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMLogistikEkonomi DaerahJasa MargaTol Prosiwangi

Berita Terbaru Lainnya

Tata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas RitelDaftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterRegulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli LokasiPenerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen PadiAplikasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank JakartaRisiko Keselamatan Kerja Wasit Sepak Bola Lokal, Evaluasi Insiden Danlanud Cup 2026Cara Melindungi Remaja dari Eksploitasi Finansial dan Mengajarkan Aktivitas Ekonomi AmanProsedur Investigasi Digital Forensik dan Analisis CCTV pada Kasus Kematian Sutrimo

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap