Apa itu program Interview Connect 2026 dan apa tujuan utamanya? Program Interview Connect 2026 telah sukses diselenggarakan di Indonesia sebagai wujud nyata kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem vokasi nasional. Kegiatan ini mempertemukan para pencari kerja lulusan pelatihan vokasi dengan berbagai perusahaan yang membutuhkan tenaga terampil siap kerja. Melalui kolaborasi antara BossAi Indonesia dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, acara ini dirancang khusus untuk menjembatani kebutuhan industri dan keahlian praktis alumni vokasi. Langkah ini menjadi sangat penting dalam dinamika ekonomi saat ini, di mana penempatan tenaga kerja yang tepat sasaran dapat mendorong produktivitas industri sekaligus memberikan peluang penghasilan bagi para lulusan.
Bagaimana proses pembekalan karier bagi para peserta Interview Connect 2026 sebelum mereka bertemu dengan pihak perusahaan? Sebelum menghadapi sesi wawancara langsung, para alumni BBPVP Bekasi telah mengikuti serangkaian persiapan matang yang dimulai sejak awal Juli 2026. Pembekalan karier ini mencakup berbagai kegiatan edukatif yang komprehensif, seperti penyelenggaraan webinar dan pelatihan keterampilan nonteknis atau soft skill. Beberapa materi penting yang diberikan kepada peserta meliputi pembuatan CV AiTS Friendly, persiapan menghadapi wawancara kerja, strategi menjawab pertanyaan dari pihak HRD perusahaan, tips membangun personal branding profesional, serta praktik langsung penggunaan platform BossAi. Rangkaian pembekalan ini didukung secara penuh oleh pelaksanaan Webinar Career Kickstart Batch 1 pada tanggal 1 Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Webinar Career Kickstart Batch 2 pada tanggal 20 Juli 2026.
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Besok

Kapan sesi wawancara langsung dilaksanakan dan siapa saja pihak berwenang yang terlibat dalam acara ini? Sesi wawancara langsung antara para alumni dengan perwakilan perusahaan berlangsung pada tanggal 23 hingga 24 Juli 2026. Kegiatan ini berhasil dihadiri oleh 1.107 alumni BBPVP Bekasi yang berasal dari berbagai bidang pelatihan vokasi. Untuk mendukung kelancaran dan meresmikan acara, sejumlah tokoh penting turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Angga Kusna Qadari selaku Tenaga Ahli Menteri Bidang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta R. Nurhidayat selaku Kepala Pusat Pasar Kerja yang secara resmi membuka jalannya acara. Selain itu, hadir pula Ibnu Wiyoto yang mewakili Kepala BBPVP Bekasi Sigit Ary Prasetyo, Iqbal Bayuaji yang mewakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi, dan Fitri selaku Ketua Tim Layanan Pasar Kerja Pusat Pasar Kerja.
Apa saja keahlian dan sertifikasi yang dimiliki oleh alumni BBPVP Bekasi yang berpartisipasi dalam bursa kerja ini? Para alumni yang hadir dalam kegiatan Interview Connect 2026 ditargetkan telah memiliki sertifikasi kompetensi di berbagai bidang keahlian strategis yang sangat dibutuhkan oleh pasar kerja saat ini. Bidang-bidang pelatihan vokasi tersebut meliputi sektor teknologi informasi dan komunikasi, elektronika, pariwisata, tenaga ahli, teknik las, refrigerasi, serta bisnis dan manajemen. Sertifikasi pada bidang-bidang ini menjadi bukti nyata atas kompetensi teknis mereka dalam memenuhi standar kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan yang layak sesuai dengan keahlian spesifik yang telah dipelajari.
YLKI Minta DPR Dalami Isu Integritas Calon Komisioner BPKN

Berapa banyak perusahaan yang terlibat dan bagaimana peluang kerja yang tersedia bagi para peserta? Sebanyak 16 perusahaan tercatat ikut berpartisipasi secara langsung dalam menyediakan peluang kerja di ajang ini. Beberapa perusahaan besar yang turut terlibat antara lain Kawan Lama Group, XCMG Indonesia, PT MSK Mori Showa Kogyo, Yayasan Syiar Bangsa, PT Jeje Harapan Transindo, dan PT Aivara Quantum Teknologi. Secara keseluruhan, total kebutuhan tenaga kerja dari sektor industri mencapai angka 11.173 posisi. Meskipun demikian, dalam acara ini para alumni berkesempatan menempati sekitar 66 posisi pekerjaan yang disediakan secara spesifik oleh perusahaan-perusahaan yang hadir dan berpartisipasi langsung. Kesenjangan antara total kebutuhan industri dan posisi yang tersedia secara langsung di acara ini menunjukkan tingginya permintaan pasar terhadap tenaga kerja yang kompeten.






