Pemerintah Kota Padang secara resmi menggalang donasi bantuan kemanusiaan untuk membantu para korban dan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta wilayah sekitarnya. Inisiatif penggalangan kepedulian ini digulirkan setelah terjadinya musibah bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Provinsi NTT dan sekitarnya pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Melalui langkah penggalangan donasi kemanusiaan ini, Pemerintah Kota Padang mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan memberikan kontribusi nyata dalam membantu penanganan korban terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Pelaksanaan penggalangan bantuan kemanusiaan ini didukung dan diatur secara resmi melalui penerbitan Surat Edaran Nomor: 000/1/DINSOS-PDG/2026 Tentang Pengumpulan Donasi Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur dan Sekitarnya. Surat edaran tersebut menjadi pedoman dan payung hukum yang jelas bagi seluruh pihak dalam menghimpun dan menyalurkan donasi untuk NTT. Dalam ketentuan penggalangan ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan secara terbuka bahwa partisipasi pengumpulan donasi kemanusiaan sepenuhnya bersifat sukarela tanpa ada paksaan dalam bentuk apa pun bagi masyarakat maupun pihak yang ingin berpartisipasi.
Untuk memastikan proses penghimpunan dana bantuan berjalan dengan tertib, transparan, dan akuntabel, jalur donasi diarahkan melalui saluran perbankan dan metode transaksi digital resmi. Menurut penjelasan Fadly, bantuan kemanusiaan yang dihimpun dapat disalurkan oleh masyarakat melalui rekening Bank Nagari atas nama Baznas Kota Padang dengan nomor rekening 1001.0210.04647.4. Selain melalui transfer ke rekening Bank Nagari tersebut, masyarakat juga diberikan akses alternatif yang praktis dengan menyalurkan donasi melalui pemindaian barcode QRIS yang telah tercantum secara resmi di dalam surat edaran.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Aksi kepedulian dari ranah Minang untuk korban gempa di NTT sebelumnya juga telah diwujudkan melalui pengiriman bantuan logistik makanan. Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) tercatat sudah lebih dulu mengirimkan bantuan berupa 700 kg rendang ke wilayah terdampak bencana. Kehadiran bantuan 700 kg rendang dari LKAAM ini menjadi bentuk dukungan pangan yang sangat berarti bagi para korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya sebelum penggalangan donasi dana secara menyeluruh dibuka oleh Pemerintah Kota Padang.
Kepekaan dan kesiapsiagaan Pemerintah Kota Padang beserta warganya dalam merespons bencana gempa bumi di Provinsi NTT ini tidak terlepas dari latar belakang sejarah kebencanaan yang pernah dialami. Fadly Amran menuturkan bahwa Kota Padang pernah mengalami bencana gempa bumi besar pada tahun 2009 lalu. Peristiwa musibah gempa bumi besar pada 2009 tersebut meninggalkan pemahaman mendalam tentang beratnya cobaan yang dihadapi para korban bencana alam, sehingga mendorong kepedulian yang kuat untuk membantu masyarakat Provinsi NTT yang tertimpa gempa bumi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Prabowo Perintahkan Investigasi KM Virgo, Pastikan Hak Keluarga Korban

Dengan adanya koordinasi resmi melalui Surat Edaran Nomor: 000/1/DINSOS-PDG/2026 serta dukungan kanal donasi melalui rekening Bank Nagari atas nama Baznas Kota Padang dan pemindaian barcode QRIS, penggalangan bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat tersalurkan dengan baik. Seluruh donasi yang terkumpul secara sukarela tanpa paksaan ini, bersama bantuan pangan 700 kg rendang yang telah dikirimkan oleh LKAAM, menjadi bentuk kepedulian nyata dari Kota Padang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.






