Pencarian melalui jalur udara untuk rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum dapat dilakukan akibat cuaca yang kurang mendukung. Kondisi cuaca di lokasi perairan menjadi hambatan utama dalam mengerahkan armada pencarian udara secara optimal.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa situasi di lapangan belum memungkinkan bagi petugas untuk menggunakan fasilitas dari udara dalam mencari rombongan jurnalis di Selat Banten. Kendati demikian, Tim SAR Banten telah berupaya melakukan langkah awal pemantauan dengan memanfaatkan pesawat nirawak atau drone.
Selain cuaca yang tidak bersahabat, operasi penyisiran rombongan jurnalis tersebut juga terkendala oleh hembusan angin kencang. Mengingat tantangan cuaca di perairan, proses pencarian direncanakan akan dimaksimalkan pada pagi hari guna mempermudah pemantauan visual.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Sebelumnya, permohonan terkait pengerahan fasilitas udara telah diajukan oleh keluarga korban. Desi, istri dari pewarta foto ANTARA M. Bagus Khoirunnas yang turut menjadi salah satu korban, secara langsung meminta kepada Gubernur Banten Andra Soni agar dapat dilakukan pencarian melalui jalur udara untuk mempercepat evakuasi.
Peristiwa hilang kontak ini melibatkan lima orang jurnalis dan tiga awak kapal yang menaiki sebuah speedboat pada Senin (7/9) sore. Rombongan tersebut diketahui tengah berada dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk keperluan peliputan ketika hilang kontak terjadi.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Adapun lima jurnalis yang tergabung dalam rombongan peliputan tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan pewarta lepas (freelance).
Untuk menunjang proses pencarian di laut, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) ikut diterjunkan ke wilayah perairan. TNI AL mengerahkan sebanyak tiga kapal perang guna membantu penyisiran serta memaksimalkan operasi pencarian seluruh jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak.






